Kemenhaj siapkan one stop services umrah di Asrama Haji

Asrama Haji Disiapkan Jadi Pusat Layanan Umrah Terpadu

Update: 2026-02-13 13:59 GMT
Elshinta Peduli

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan transformasi asrama haji menjadi pusat layanan terpadu atau One Stop Services umrah. Konsep ini ditujukan untuk mempermudah proses keberangkatan jemaah sebelum ke Tanah Suci.

Asrama haji tidak lagi hanya difungsikan sebagai tempat menginap. Pemerintah ingin menjadikannya pusat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Program ini merupakan kolaborasi Kemenhaj, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Garuda Indonesia. Fokusnya adalah menghadirkan layanan yang lebih praktis dan efisien bagi jemaah.

Melalui konsep One Stop Services, jemaah atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menggunakan Garuda Indonesia dapat memilih berangkat dari asrama haji.

Jika memilih layanan ini, jemaah akan mendapatkan sejumlah fasilitas. Mulai dari bimbingan manasik sebelum keberangkatan hingga proses administrasi penerbangan di satu lokasi.

Fasilitas tersebut mencakup layanan city check-in, pengurusan bagasi, serta pencetakan boarding pass langsung di asrama haji. Pemeriksaan paspor juga dilakukan di lokasi yang sama.

Setelah itu, jemaah akan diantar menggunakan bus khusus menuju apron bandara. Dengan skema ini, jemaah tidak perlu mengantre di terminal keberangkatan umum.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menegaskan layanan ini bertujuan mengurangi kepadatan dan waktu tunggu di bandara.

"Pemerintah menyediakan fasilitas ini murni untuk memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah. Perlu kami sampaikan bahwa One Stop Services ini adalah sebuah pilihan atau opsi, bukan hal yang wajib bagi jemaah umrah," ujar Maria dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Elshinta Peduli

Saat ini, konsep tersebut masih dalam tahap pematangan akhir. Pemerintah akan menunjuk satu asrama haji sebagai lokasi percontohan sebelum diterapkan secara luas.

Meski kerja sama baru dilakukan dengan Garuda Indonesia, pemerintah membuka peluang kolaborasi dengan maskapai lain.

"Asrama haji memiliki potensi luar biasa untuk dimanfaatkan bagi banyak hal yang produktif. Kami memulai dengan ekosistem umrah ini agar perjalanan ibadah masyarakat menjadi lebih khusyuk dan efisien," tutup Maria.

Bhery Hamzah/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News