KKP perkuat poduksi ikan budidaya untuk kebutuhan MBG

Produksi ikan budidaya naik, target 82,9 juta penerima MBG terpenuhi

Update: 2026-02-19 11:10 GMT

Sumber foto: Farens Excel

Elshinta Peduli

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mendorong peningkatan produksi ikan budidaya untuk mendukung kebutuhan protein nasional. Langkah ini juga untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Upaya penguatan budidaya difokuskan pada ikan air tawar dan payau di berbagai wilayah, termasuk pengembangan lele dan nila yang sudah memiliki pasar stabil.

“Lele dan nila posisinya sudah ada di pasar, jadi tidak saling mengganggu,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, di Jakarta, Kamis (19/02/2026).

Selain itu, pemerintah mengembangkan program strategis seperti budidaya nila salin dan revitalisasi tambak di Pantai Utara Jawa. Langkah ini diharapkan menambah pasokan protein ikan untuk masyarakat.

“Melalui program nila salin dan revitalisasi pantura, sumber protein ikan kita akan semakin banyak,” kata Machmud.

KKP menargetkan peningkatan produksi ini bisa memenuhi kebutuhan MBG bagi 82,9 juta penerima. Pemerintah optimistis pasokan protein dari dalam negeri akan cukup.

“Kalau kebutuhan MBG mencapai 82,9 juta penerima dan ikan kita siap, maka suplai protein bisa dipenuhi dari dalam negeri,” ucap Machmud.

Dengan penguatan budidaya nasional, KKP berharap ketahanan pangan lebih kuat sekaligus meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat Indonesia.

Farens Excel

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News