Korlantas catat penurunan fatalitas Laka Lantas selama libur Nataru

Update: 2026-01-02 15:09 GMT

ADP

Elshinta Peduli

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama masa libur Nataru tercatat turun hingga 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada Operasi Natal dan Tahun Baru ini, jumlah fatalitas korban meninggal dunia turun 25 persen. Ini capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Irjen Agus saat memimpin Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Operasi Lilin tahun ini turun dari 450 orang menjadi 338 orang. Selain itu, jumlah peristiwa kecelakaan juga mengalami penurunan sekitar 7 persen.

“Dari sisi peristiwa laka lantas juga menurun. Tahun lalu sekitar 2.900 kejadian, tahun ini menjadi 2.793. Termasuk kejadian menonjol yang turun dari tiga peristiwa menjadi satu,” kata Irjen Agus.

Menurutnya, penurunan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang terlibat dalam pengamanan Operasi Lilin, baik di jalur tol, jalan arteri, posko pengamanan, maupun personel yang bertugas sebagai pengamat wilayah.

“Saya bangga dengan rekan-rekan di lapangan. Baik yang bertugas di posko, di jalan tol, maupun yang melakukan pengawasan wilayah. Ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Operasi Nataru,” ujarnya.

Elshinta Peduli

Meski Operasi Lilin secara resmi berakhir, Irjen Agus menegaskan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas tetap dilanjutkan hingga akhir pekan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan. Ia meminta seluruh jajaran memastikan pengawasan di empat klaster utama, mulai dari jalan tol, jalan arteri dan nasional, jalur alternatif, hingga pelabuhan penyeberangan.

“Semua lini harus dicek. Pelabuhan penyeberangan seperti Bakauheni, Merak, Gilimanuk, Ketapang, dan wilayah di luar Jawa juga harus menjadi perhatian,” katanya. (ADP)

Elshinta Peduli

Similar News