Korlantas siapkan one way antisipasi puncak arus balik gelombang dua

Penentuan One Way Tahap Tiga Tunggu Hasil Traffic Counting Petugas Lapangan

Update: 2026-03-28 00:04 GMT

Foto: Farens Excel/Radio Elshinta

Indomie

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan skema perpanjangan rekayasa lalu lintas one way di ruas Tol Trans Jawa. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik gelombang kedua.

Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari rekayasa sebelumnya yang diberlakukan dari KM 263 hingga KM 70 untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju Jakarta.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa pihaknya masih mempertahankan skema one way tahap pertama dan kedua sambil memantau perkembangan lalu lintas secara intensif.

“Kami juga persiapan besok pagi, jadi one way tahap pertama dan tahap kedua malam ini belum kita cabut dan masih kami lanjutkan,” ujar Agus kepada wartawan di KM 48 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (28/3/2026) dini hari.

Irjen Agus menjelaskan, langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi lonjakan arus dari arah Jawa Tengah yang diperkirakan terjadi mulai dini hari hingga pagi hari. Keputusan perpanjangan akan bergantung pada hasil traffic counting secara real-time.

“Mohon doa restu, besok kemungkinan one way tahap tiga akan kita perpanjang. Apakah nanti harus di KM 414 untuk one way nasional arus balik tahap kedua, itu situasional,” tambahnya.

Opsi perpanjangan tersebut akan dilakukan secara fleksibel. Jika tidak terjadi peningkatan arus yang signifikan, titik awal one way bisa saja digeser ke lokasi lain seperti Batang atau Kendal.

Hingga saat ini, Korlantas menilai puncak arus balik gelombang kedua belum terjadi karena kondisi lalu lintas masih relatif landai. “Diperkirakan besok (puncaknya), karena traffic malam ini juga tidak terlalu tinggi. Saat ini kami juga fokus pada penertiban kendaraan logistik sumbu tiga,” jelas Agus.

Terkait hal tersebut, Irjen Agus mengimbau para pengusaha logistik agar sementara waktu tidak mengoperasikan kendaraan bersumbu tiga guna menekan kepadatan lalu lintas selama periode arus balik.

Farens Excel/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News