Lemhannas RI perkuat pengkajian strategis nasional

Geopolitik Timur Tengah dan Laut Tiongkok Selatan jadi perhatian Lemhannas RI.

Update: 2026-02-20 12:47 GMT
Elshinta Peduli

Lemhannas RI diminta tetap menjadi pusat pengkajian strategis nasional di tengah situasi geopolitik global yang terus berubah.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzili, menegaskan lembaganya harus menjaga peran sebagai rujukan utama dalam analisis strategis nasional.

"Ya, tentu Lemhannas harus tetap menjadi center of excellence dalam pengkajian strategis nasional,” terang Ace saat diwawancarai di Studio Podcast Rabu kemarin, (18/02/2026).

Menurut Ace, Lemhannas RI harus mampu memberi masukan yang cepat, tajam, dan relevan kepada Presiden. Ia menilai dinamika global saat ini berdampak langsung pada kondisi dalam negeri.

“Fokus utama saya adalah bagaimana Lemhannas bisa memberikan masukan yang lebih tajam, lebih relevan, dan lebih cepat kepada Presiden terkait dinamika global. Kita tahu kondisi geopolitik sekarang, baik di Timur Tengah maupun ketegangan di Laut Tiongkok Selatan, itu berdampak langsung pada ketahanan nasional kita, terutama di sektor ekonomi dan energi," ujar Ace Hasan.

Ace menjelaskan, situasi di Timur Tengah dan Laut Tiongkok Selatan berpengaruh pada sektor ekonomi dan energi Indonesia. Karena itu, analisis strategis harus berbasis data dan fakta.

Sebagai lembaga strategis negara, Lemhannas RI dituntut adaptif terhadap perkembangan global. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi acuan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional.

Stefi Anastasia

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News