Malam Tahun Baru di lokasi bencana, Prabowo ajak warga berdoa bersama

Update: 2026-01-01 12:16 GMT

Presiden Prabowo Subianto melewati malam pergantian tahun di Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025)

Elshinta Peduli

Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan berdoa bersama warga di lokasi terdampak bencana.

Di tengah suasana sederhana dan penuh kehangatan, Presiden Prabowo hadir langsung bersama masyarakat, memanjatkan doa, serta menguatkan harapan akan pemulihan dan masa depan yang lebih baik.

Tanpa perayaan meriah, malam tahun baru diisi dengan refleksi dan kebersamaan. Presiden Prabowo berbaur bersama warga, menyapa anak-anak, dan berdialog dengan keluarga terdampak, menciptakan suasana hangat yang menegaskan kehadiran negara di tengah rakyatnya.

Dalam kesempatan itu Presiden Prabowo mengajak masyarakat berdoa, dikutip dari keterangan tertulis.

"Kita tentunya berdoa terus bahwa yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita. Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan. Tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita," ujar Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan ucapan Tahun Baru yang sarat makna dan doa.

“Selamat Tahun Baru, Tahun 2026, semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” ucap Presiden.

Doa bersama pada malam pergantian tahun itu menjadi simbol solidaritas dan gotong royong. Di tengah keterbatasan akibat bencana, kehadiran Presiden Prabowo memberi ketenangan dan keyakinan bahwa pemerintah terus mendampingi rakyat, tidak hanya dalam pemulihan fisik, tetapi juga dalam penguatan batin dan semangat kebersamaan menyongsong tahun 2026.

Elshinta Peduli

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan penanganan bencana di wilayah Sumatra Utara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam sambutannya di hadapan para warga terdampak, Presiden menyampaikan bahwa tidak ada desa yang terisolasi di wilayah Tapanuli Selatan.

“Juga di seluruh Sumatra Utara sebagian besar sudah mengalami perbaikan. Tadi gubernur melaporkan mungkin dari awalnya sekian puluh desa sekarang mungkin tinggal lima desa yang masih terputus,” ujarnya, Rabu, (31/12/2025) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban bencana. Kepala Negara kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk segera membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang.

“Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah, untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak kita bantu. Ya saya melihat, saya cukup optimis kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik,” ujar Presiden.

“Kita hadapi masa depan, kita hadapi tahun yang akan datang dengan penuh semangat dan optimisme. Kita makin kuat, negara kita akan makin kuat,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Presiden turut menegaskan pemerintah tidak akan ragu bertindak tegas terhadap pihak yang melanggar hukum.

“Yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut izinnya semuanya. Kita di tahun depan ini tidak akan ragu-ragu bertindak melindungi kepentingan bangsa, kepentingan negara dan terutama kepentingan rakyat kita,” tegasnya.

Penulis: Hutomo Budi/Ter

Elshinta Peduli

Similar News