Masyarakat resah, gas 3 kg langka di Kota Malang

Update: 2026-04-10 11:40 GMT

Foto: AH Sugiharto/Radio Elshinta

Indomie

Masyarakat kota Malang resah dengan menghilangnya elpiji melon di sejumlah agen.

"Sudah 3 hari ini kami belum mendapatkan pasokan elpiji dari pihak SPBE mengatakan kalau elpiji tidak ada stok gas ,” Ungkap Hafid salah satu agen elpiji di jalan Bengawan Solo kota Malang.

Ditambahkan Hafid, dari penjelasan dari SPBE yang diterima secara berantai kelangkaan gas elpiji dan imbasnya SPBE mengurangi stock hingga 100 persen.

“Alasan SPBE tidak punya stok untuk mengisi gas,” singkatnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto.

Sementara itu Lutfia, pelaku UMKM dijalan Letjen Sutoyo ,mengaku resah dengan langkanya gak elpiji.

“UMKM tergantung pada elpiji ,kalau elpiji nya langka maka jelas berimbas pada UMKM yang biasanya gunakan elpiji 3 Kg dan sudah 3 hari ini sulit di dapat kl ada maka harganya meroket hingga Rp.23 ribu per-tabung,” ringkasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur pada Emil Dardak mengaku belum mendapat kabar soal berkurangnya gas.

“Saya belum terima kabar, dan barusan saya telp kepala pertamina kalau tidak ada pengurangan stok,” ungkapnya usai menghadiri pelatihan Gepembi di hotel green Mercue kota Malang.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News