Menkop bahas perkembangan Kopdes Merah Putih dengan Agrinas

Menteri Koperasi meninjau perkembangan pembangunan puluhan ribu gerai Kopdes Merah Putih yang disiapkan sebagai pusat distribusi ekonomi desa.

Update: 2026-03-16 23:42 GMT
Indomie

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan menggelar pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembangunan 83.000 gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Kementerian Koperasi bersama Agrinas akan memperkuat koordinasi untuk mempercepat pembangunan gerai sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif.

Menkop mengatakan pemerintah akan menggelar rapat lanjutan guna mematangkan berbagai aspek operasional, termasuk sistem distribusi, pengelolaan operasional, serta integrasi ekosistem logistik pangan.

“Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Menkop juga mengapresiasi progres pembangunan gerai Kopdes Merah Putih yang dilakukan Agrinas. Namun, ia menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai.

Ia menyoroti perlunya standar layanan bagi unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang seragam. Selain itu, diperlukan aturan integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan agregator.

Elshinta Peduli

Menkop juga mendorong percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih di berbagai wilayah.

"Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," ujar Menkop.

Dalam kunjungan tersebut, Menkop juga meninjau fasilitas command center Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. Fasilitas ini diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.

Pemerintah menilai kolaborasi dengan Agrinas penting untuk membangun ekosistem koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui sinergi tersebut, koperasi diharapkan menjadi simpul distribusi kebutuhan pokok di tingkat desa sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan saat ini pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih telah mencapai 32.660 unit. Sebanyak 2.700 unit di antaranya telah selesai 100 persen.

"Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.

Menurut Joao, proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokusnya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun jaringan koperasi berskala nasional.

Seluruh infrastruktur pendukung seperti sistem transaksi komputer, perangkat pemindai (scanning), CCTV, pendingin ruangan, serta perangkat keamanan seperti APAR dan genset disebut telah disiapkan.

"Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.

Rama Pamungkas

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News