Menteri PPPA ajak anak Indonesia berani bermimpi dan percaya diri
Kemen PPPA Arifah Fauzi dalam kegiatan Hari Anak Keuskupan Agung Jakarta 2025, di Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/11/2025).
Menteri PPPA ajak anak Indonesia berani bermimpi dan percaya diri
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengajak anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi dan percaya pada potensi diri mereka. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Hari Anak Keuskupan Agung Jakarta 2025, di Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/11/2025).
Dalam acara yang diikuti ratusan anak dan remaja tersebut, Menteri PPPA menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan bakat tanpa rasa takut maupun hambatan.
Menteri PPPA menyampaikan tiga pesan penting kepada anak-anak Indonesia.
“Pertama, mencintai diri sendiri, karena setiap anak adalah pribadi yang berharga. Kedua, mencintai sesama, karena dunia akan lebih damai jika anak-anak tumbuh dengan nilai saling menghargai. Ketiga, mencintai alam semesta, sebab bumi adalah rumah bersama yang harus dijaga,” paparnya.
Ia menambahkan, anak-anak Indonesia merupakan generasi penerus bangsa yang harus tumbuh dalam lingkungan bebas perundungan serta penuh semangat persaudaraan. “Mari bergandengan tangan dan saling menyayangi. Bersama, kita wujudkan dunia yang damai untuk anak-anak Indonesia,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan meriah. Anak-anak mengikuti sesi belajar bersama, permainan edukatif, hingga aksi penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Seluruh rangkaian acara selaras dengan tema perayaan: mencintai Tuhan, sesama, dan alam semesta.
Menteri PPPA turut menyampaikan apresiasi kepada Keuskupan Agung Jakarta serta para pendamping yang hadir mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di Indonesia.
“Upaya melindungi anak tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi seperti ini adalah kekuatan kita untuk memastikan anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan berdaya,” tutup Menteri PPPA. (Roh/Ter)

