Okupansi kereta Cipatat-Sukabumi meledak 201 persen di Lebaran 2026

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat adanya lonjakan penumpang pada layanan KA Lokal Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi (PP) dengan tingkat keterisian (okupansi) hingga 201 persen pada masa Angkutan Lebaran 2026.

By :  Widodo
Update: 2026-03-25 00:00 GMT

Situasi naik turun penumpang kereta di Stasiun Cianjur, Jawa Barat. (ANTARA/HO Daop 2 Bandung).

Indomie

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat adanya lonjakan penumpang pada layanan KA Lokal Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi (PP) dengan tingkat keterisian (okupansi) hingga 201 persen pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Selasa, menjelaskan angka fantastis tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang periode mudik tahun ini, di mana jumlah penumpang yang terangkut mencapai dua kali lipat dari kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam satu rangkaian kereta.

Dia mengungkapkan fenomena okupansi di atas 200 persen ini, dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat lokal yang memanfaatkan tarif murah sebesar Rp5.000 untuk mudik maupun berwisata.

"KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu," ujar Kuswardojo.

Pada puncak kepadatan Senin (23/3) lalu, tercatat sebanyak 2.563 pelanggan berangkat dari Stasiun Cianjur dan 1.949 orang dari Stasiun Cipatat.

Secara rata-rata, sepanjang periode 11–24 Maret 2026, tingkat keterisian kereta yang melayani enam perjalanan sehari ini konsisten berada di angka 93 persen.

Kuswardojo menilai, selain faktor harga yang sangat terjangkau, daya tarik pemandangan alam di sepanjang lintas Cipatat–Sukabumi menjadikan kereta ini primadona bagi masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus berlibur.

Elshinta Peduli

Terkait aspek keamanan akibat membeludaknya penumpang, pihak Daop 2 memastikan operasional tetap terkendali sesuai prosedur keselamatan transportasi kereta api baik dari infrastruktur kereta dan jalur, serta persiapan personelnya.

"Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi," tutur dia.

Elshinta Peduli

Similar News