Operasi Ketupat 2026, Polri terima ratusan pengaduan masyarakat ke Posko Lebaran di wilayah Papua
Foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta
Polda Papua menerima ratusan laporan dan pengaduan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang berlangsung dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Laporan tersebut mencakup berbagai insiden terkait keamanan, ketertiban umum, hingga kecelakaan lalu lintas selama periode Operasi Ketupat.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Cartenz 2026 Polda Papua Kompol Nurjanah menyampaikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Papua berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan laporan di masing-masing Posko hingga sekarang, tidak ada terdapat kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.
Selama pelaksanaan operasi di 22 wilayah kabupaten/kota, yang tersebar pada wilayah hukum Polda Papua terdapat laporan / pengaduan masyarakat dengan rincian wilayah Merauke, tercatat 152 pengaduan, Jayapura 68 pengaduan, Kota Jayapura menerima 52 pengaduan, Jayawijaya 1 pengaduan dan Keerom 16 pengaduan.
“Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 96 kasus, korban meninggal dunia 4 orang. Sedangkan korban luka berat 37 orang dan korban luka ringan 69 orang dengan kerugian materiil mencapai Rp441.550.000,” ujar Kompol Nurjanah, Rabu (25/3), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.
Sementara untuk kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi di Polresta Jayapura Kota sebanyak 46 kasus, sedangkan data kasus menonjol selama Operasi Ketupat sebanyak 127 kasus.
Ia menambahkan untuk data kejahatan ada 4 jenis yaitu kejahatan selama operasi Ketupat tanggal 13 Maret 2026 sampai 24 Maret 2026, untuk kasus kejahatan konvensional ada 398 kasus. Kasus kejahatan transnasional 10 kasus, kasus kejahatan kekayaan negara 0 kasus, dan kasus kejahatan Kontinjensi 0 kasus.
Polri terus mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan jika mengalami masalah hendaknya melaporkan kepada Posko terdekat. Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas pada saat kegiatan Idul Fitri dan peningkatan kunjungan ke objek wisata, khususnya wisata air.
“Kami minta masyarakat memperhatikan keselamatan selama berlalu lintas dan berada di objek wisata. Nurjanah mengungkapkan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergitas berbagai pihak, antara lain TNI, Dinas Perhubungan, Kesehatan, Basarnas, BMKG, Jasa Marga, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat di semua wilayah Papua.


