Panglima TNI pimpin upacara HUT ke-65 Kostrad di Cilodong
Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan HUT ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat di Cilodong serta menekankan kesiapsiagaan prajurit menghadapi ancaman konflik global dan perang hibrida.
Sumber: Penkostrad
Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Markas Divisi Infanteri (Madivif) 1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).
Dalam upacara tersebut, Panglima TNI didampingi Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar. Turut hadir Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono dan para sesepuh Kostrad.
Peringatan HUT ke-65 Kostrad mengusung tema “Kostrad Prima untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut menegaskan komitmen Kostrad sebagai pasukan PRIMA, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif, dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.
Dalam sambutannya, Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi kepada prajurit Kostrad atas dedikasi mereka dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Prajurit Kostrad harus selalu siap, adaptif, dan profesional dalam menghadapi setiap tantangan,” kata Agus.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dan kemampuan tempur menghadapi dinamika konflik global serta ancaman perang hibrida yang semakin kompleks.
Pada peringatan kali ini, prajurit Kostrad juga mengenakan seragam PDL terbaru dengan corak daun laurel yang melambangkan kehormatan, ketangguhan, kemenangan, dan prestasi. Seragam tersebut menjadi simbol semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme prajurit.
Sejak berdiri pada 1961, Kostrad dikenal sebagai kekuatan pemukul strategis TNI AD yang terlibat dalam berbagai Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan.
Upacara tersebut diikuti sekitar 1.500 prajurit Kostrad yang tergabung dalam lima Satuan Setingkat Batalyon (SSY). Sejumlah atraksi ketangkasan turut ditampilkan, antara lain rampak bedug, toya, double stick, pencak silat militer, hingga pematahan besi dan bata.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tausiah oleh penceramah kondang Ustaz Adi Hidayat. Panglima TNI juga melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada dua prajurit yang terluka saat bertugas di Papua, yakni Pratu Mohammad Khoirun Nazil dari Yonif 502/Ujwala Yudha dan Pratu Megan Saputra dari Yonif 431/SSP.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan santunan kepada 400 anak yatim, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama keluarga besar Kostrad. (Penkostrad)
Rama Pamungkas


