Pelni ingatkan masyarakat waspada penipuan berkedok agen tiket
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan mewaspadai penipuan berkedok agen tiket
Sejumlah penumpang menuruni Kapal PT Pelni (Persero) di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. ANTARA/HO-PT Pelni.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan berkedok agen tiket sehingga mereka harus membeli tiket melalui jalur resmi.
"Imbauan ini saya sampaikan, menyusul adanya laporan masyarakat terkait upaya penipuan berkedok agen tiket Pelni di media sosial dan grup pesan singkat," kata Kepala Pelni Cabang Pangkalan Bun Suwadi di Palangka Raya, Minggu.
Kewaspadaan itu, katanya, terutama dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2026 lantaran banyak masyarakat akan melakukan aktivitas berlibur atau pulang kampung.
"Oleh karena itu kami meminta masyarakat untuk membeli tiket kapal Pelni melalui saluran resmi yang telah ditetapkan oleh perusahaan," ucapnya.
Dirinya menekankan transaksi di luar saluran resmi berisiko tinggi terhadap penipuan, tiket palsu, maupun pembatalan sepihak tanpa pengembalian dana.
Pelni juga mengingatkan para pelanggan tidak mudah percaya pada tawaran tiket murah atau ajakan pembelian tiket melalui akun media sosial tidak resmi.
"Informasi resmi Pelni hanya disampaikan melalui situs dan akun resmi yang sudah terverifikasi," ujarnya.
Saat ini, Pelni menyediakan 20 saluran resmi pembelian tiket kapal, termasuk melalui aplikasi Pelni Mobile, situs web resmi www.pelni.co.id, serta gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamart.
Selain itu, pihaknya menyediakan fitur check-in online melalui aplikasi Pelni Mobile untuk memudahkan pelanggan.
"Melalui aplikasi ini, pelanggan tidak hanya dapat membeli tiket dengan aman, tetapi juga langsung melakukan check-in dan mengakses boarding pass digital, sehingga tidak perlu mencetak ulang tiket saat hari keberangkatan," kata Suwadi.
Saat ini, Pelni Cabang Pangkalan Bun juga sedang menindaklanjuti program Kementerian Perhubungan, yakni stimulus ekonomi.
Program tersebut dalam rangka menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan memberikan potongan harga 20 persen untuk pembelian tiket kelas ekonomi dari tarif dasar.
Dia mengatakan penjualan tiket dengan diskon dimulai pada 21 November 2025. Adapun periode keberangkatan terhitung dimulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
"Diskon tersebut berlaku untuk seluruh tujuan atau pelabuhan yang disinggahi kapal penumpang menggunakan kelas ekonomi, salah satunya di Kotawaringin Barat ini," katanya.