Pemprov DKI berlakukan verifikasi ulang tiket mudik gratis
Arsip foto - Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dan jajaran serta Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin melepas peserta Program Mudik Gratis 2025 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan proses verifikasi ulang tiket mudik gratis pada saat hari keberangkatan untuk memastikan peserta terdaftar yang berangkat dan tiket tidak dipindahtangankan.
"Lalu untuk memastikan tiket tidak dipindahtangankan, kami akan lakukan proses verifikasi ulang saat hari H di lokasi," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Emanuel Kristanto dalam siniar OKESIP (Obrolan Kekinian Seputar Informasi Publik) yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Emanuel menegaskan tiket mudik gratis tak boleh dipindahtangankan atau dijual kepada orang lain. Melalui Program Mudik Gratis, Pemprov DKI Jakarta menyediakan sarana angkutan umum yang aman dan nyaman, sekaligus memecah kepadatan lalu lintas selama masa arus Lebaran.
"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan pihak-pihak yang layak menerima program," kata dia.
Lalu untuk memastikan keamanan pemudik, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan polisi, TNI, pemangku kebijakan atau pihak yang terkait langsung dan tidak langsung dengan keamanan.
"Tidak hanya saat keberangkatan, tetapi selama perjalanan (petugas ikut sampai tujuan)," ujar Emanuel.
Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 366 bus untuk arus mudik, meningkat dibandingkan tahun 2025 yakni 293 bus. Sementara untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota 11.800 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 yakni 228 bus.
Selain penumpang, Pemprov DKI juga menyediakan arus mudik dan balik untuk sepeda motor. Disediakan sekitar 15 truk untuk mengangkut sekitar 50 sepeda motor pada arus mudik dan 15 truk pada arus balik. Pendaftaran dilakukan secara daring di laman mudikgratis.jakarta.go.id, dengan melampirkan KTP dan KK. Pendaftaran dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan daerah tujuan. Sementara bagi yang akan membawa sepeda motor, perlu melampirkan STNK.
Pemberangkatan peserta mudik gratis pada 17 Maret 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), lalu untuk sepeda motor pada 16 Maret 2026 di Terminal Pulogadung.
"Untuk arus balik, sepeda motor dilaksanakan 25 Maret di masing-masing terminal tujuan di 20 kota. Untuk penumpang pada 20 Maret 2026," kata dia.

