Pemprov DKI siapkan agenda pendukung perayaan Imlek Nasional 2026
Sejumlah pembeli berada di antara deretan hiasan lampion di lapak pernak-pernik Imlek di kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat, Sabtu (31/1/2026). (ANTARA/Juliyanti)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah agenda pendukung yang dikemas dalam tagar #ImlekdiJakarta mulai 13 Februari 2026 sebagai bagian dari pemanasan menuju perayaan puncak Imlek Nasional 2026.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta tetap sejalan dengan agenda nasional," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan sebagai tuan rumah, Jakarta diharapkan dapat menghadirkan berbagai atraksi yang membuat perayaan Imlek Nasional semakin bergema.
Dari sisi publikasi, sambung dia, Pemprov DKI memberikan dukungan melalui berbagai media luar ruang, termasuk penayangan materi pada layar LED di sejumlah titik strategis di Jakarta. Lokasi publikasi tersebut juga diperluas dan diperbarui secara berkala.
“Publikasi tidak hanya menampilkan logo, tetapi juga materi yang membangun awareness terhadap penyelenggaraan Imlek Nasional 2026. Ke depan, kami masih menunggu arahan lebih lanjut terkait pemanfaatan branding dan turunannya agar publikasi dapat lebih optimal,” ujar Atika.
Sebelumnya, pada Senin (2/2), Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat lanjutan bersama Panitia Nasional Imlek 2026 dan Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Jago Anggara di Balai Kota DKI Jakarta guna mematangkan persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat pimpinan yang sebelumnya telah digelar bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dalam rapat tersebut, Atika juga meminta Panitia Nasional Imlek 2026 agar memaparkan secara lebih rinci konsep dan rangkaian utama acara Harmoni Imlek Nusantara, termasuk hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi penyelenggaraan, publikasi, maupun dukungan lintas sektor.
Rapat tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, sehingga Perayaan Imlek Nasional 2026 dapat berlangsung sukses serta memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di ibu kota.


