Pemprov Kepri gelar Malay food festival populerkan makanan khas Melayu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Malay Food Festival 2025 untuk mempopulerkan makanan khas Melayu di Laman Gurindam XII Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang.

By :  Widodo
Update: 2025-11-30 14:20 GMT

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepri Dewi Kumalasari Ansar meninjau Malay Food Festival 2025 di Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang, Minggu (30/11/2025). ANTARA/HO-Dinas Pariwisata Kepri.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Malay Food Festival 2025 untuk mempopulerkan makanan khas Melayu di Laman Gurindam XII Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang.

“Kuliner khas Melayu tak hanya soal rasa, tapi lebih kepada cermin identitas diri dan budaya Melayu yang ada pada diri kita,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepri Dewi Kumalasari Ansar saat meninjau Malay Food Festival, di Tanjungpinang, Minggu.

Dewi Kumalasari Ansar mengapresiasi Kepri Malay Food Festival 2025 yang diharapkan mampu memperkenalkan dan mempromosikan kuliner khas Melayu kepada generasi muda dan wisatawan baik nasional maupun internasional.

Melalui ajang ini ia ingin menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap kuliner khas Melayu.

"Semoga kuliner khas Melayu terus naik kelas dan mampu meningkatkan perekonomian UMKM penghasilnya," ucap Dewi Kumalasari Ansar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri Hasan selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan Malay Food Festival 2025 ini merupakan sarana memperkenalkan makanan atau kuliner khas Melayu kepada masyarakat Kepri maupun wisatawan.

"Festival kuliner khas Melayu ini dapat menjadi salah satu konsep pariwisata khusus yang menjadikan kuliner atau makanan sebagai salah satu destinasi wisata,” kata Hasan.

Hasan menyebut pada acara ini pihaknya menyajikan sebanyak 58 kuliner khas Kepri yang terdiri dari makanan, minuman, dan jajanan, dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.

Beberapa makanan khas Melayu itu antara lain otak-otak, deram-deram, kerupuk gonggong, kue putu piring, laksa (mie sagu), hingga kue tepung gomak.

Acara yang berlangsung pada 29-30 November 2025 ini juga diisi dengan berbagai macam pertunjukan seni budaya Melayu, permainan khas Melayu, serta pertunjukan musik dari DJ Affandi yang akan membawakan lagu-lagu Melayu pula.

“Kami berharap generasi muda Kepri, khususnya Gen Z, giat memperkenalkan kuliner khas Melayu agar semakin dikenal luas melalui setiap postingan digitalnya,” kata Hasan.

Similar News