Pencarian 80 korban longsor Cisarua hari ketiga, cuaca jadi tantangan tim SAR

Total personel yang terlibat mencapai 2.129 potensi SAR.

Update: 2026-01-26 06:27 GMT

Foto: Basarnas

Elshinta Peduli

Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian 80 warga yang hilang pasca longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat.

Pencarian difokuskan di dua sektor, sektor A di timur dan sektor B di barat desa. Cuaca menjadi faktor utama yang memengaruhi kecepatan operasi.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, memimpin briefing operasi SAR hari ketiga.

“Hari ini Kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor, yakni sektor A di bagian Timur dan sektor B di bagian Barat Ds. Pasirlangu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Kementerian PU, BNPB, Kementerian Kesehatan, BUMN, BUMD, pemerintah provinsi, relawan, dan komunitas SAR. Mereka menggunakan metode manual, alat berat, dan drone untuk mempercepat pencarian.

“Hari ini ada 9 excavator yang digerakkan untuk pencarian,” tambah Yudhi. Total personel yang terlibat mencapai 2.129 potensi SAR.

Hingga saat ini, tim telah mengevakuasi 25 jenazah. Sekitar 80 warga masih hilang dan proses identifikasi dilakukan pihak DVI.

“Setiap jenazah kami serahkan ke DVI untuk identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data korban,” jelasnya.

Yudhi berharap cuaca mendukung hingga sore, agar pencarian bisa berjalan maksimal. Medan yang sulit dan hujan menjadi tantangan utama tim SAR dalam operasi hari ini.

Remon Fauzi/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News