Penduduk berpendidikan SD dan SMP tinggi, ahli soroti kemiskinan

Ahli ketenagakerjaan menilai kemiskinan membuat banyak pelajar gagal menamatkan SMA.

Update: 2026-02-10 16:00 GMT

Foto: Ilustrasi

Sumber: Emok Carsinah/Elshinta.com

Elshinta Peduli

Ahli ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak menilai tingginya penduduk berpendidikan SD dan SMP dipicu faktor kemiskinan.

Ia menyebut banyak pelajar tidak menamatkan SMA karena orang tua tidak mampu membiayai pendidikan anaknya.

Payaman mengatakan kondisi tersebut membuat kelompok berpendidikan maksimal SD dan SMP layak menjadi penerima bantuan sosial.

“Yang maksimum lulusan SD termasuk yang belum lulus SD itu 33,84%. Kalau ditambah misalnya lulus maksimum SMP lebih 50%, mungkin mereka terpaksa karena orang tuanya miskin, sehingga tidak mampu menyekolahkan anaknya SMP, SMA. Maka inilah yang harusnya mendapat BLT, karena mereka terlalu miskin begitu,” terang Payaman saat wawancara di radio Elshinta, Selasa, (10/2/2026).

Payaman menilai persoalan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari masalah kemiskinan struktural yang masih luas.

Ia menegaskan pemerintah perlu memberi perhatian serius pada pendidikan dan ketenagakerjaan secara bersamaan.

Menurutnya, jutaan lulusan SMA dan SMK masih menganggur meski telah menempuh pendidikan dengan pengorbanan besar.

“Pemerintah harus memberi perhatian ke sini, masalah lain lagi masih banyak ya, masalah ketenagakerjaan itu. Sudah lulus SMU, sudah lulus SMK, tapi belum bekerja. Coba sekarang ini yang lulusan SMU yang penganggur lebih dari 2 juta. Yang SMK sekitar 2 juta, hampir 2 juta. Sudah sekolah, terutama SMK sudah banyak pengorbanan untuk menyekolahkan mereka, tapi mereka tidak dipekerjakan. Jadi sebenarnya bahwa untuk membuat mereka ini memampukan untuk bekerja itu juga menjadi tugas utama kedua dari pemerintah,” ujar Payaman.

Payaman menekankan kebijakan pendidikan harus sejalan dengan penciptaan lapangan kerja yang nyata.

Ia menilai tanpa intervensi kuat, kemiskinan, pendidikan rendah, dan pengangguran akan terus membentuk lingkaran masalah.


Stefi Anastasia/Mgg/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News