Petani Menes Pandeglang butuh "bapak angkat" kembangkan buah naga
Petani Desa Cilaban Bulan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, membutuhkan "bapak angkat" untuk mengembangkan pertanian budi daya buah naga.
Seorang petani buah naga di Kampung Kadukendi Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Banten tengah melakukan perawatan tanaman budidaya buah naga. ANTARA/Massur.
Petani Desa Cilaban Bulan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, membutuhkan "bapak angkat" untuk mengembangkan pertanian budi daya buah naga, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.
"Kita sudah enam bulan mengembangkan pertanian budi daya buah naga bisa menghasilkan panen dan pendapatan ekonomi," kata Sumarna (60) seorang petani buah naga warga Desa Cilaban Bulan Kabupaten, Pandeglang, Sabtu (7/2).
Pertanian budi daya buah naga yang dikembangkan itu relatif terbatas di lahan seluas 300 meter persegi dan sangat membutuhkan "bapak angkat" untuk pengembangan usaha masyarakat pedesaan, ujar dia.
Pertanian buah naga itu selama enam bulan sudah menghasilkan panen sekitar 400 buah dan dijual Rp5.000 per buah, sehingga menghasilkan pendapatan Rp2 juta.
Oleh karena itu, ia mengatakan optimistis di daerah tersebut bisa dikembangkan budidaya pertanian buah naga.
"Kami meyakini jika ada "bapak angkat" bisa menjadi pertanian hortikultura jenis buah naga menjadi andalan ekonomi masyarakat setempat," kata Sumarna.
Menurut dia, usaha mengembangkan budi daya buah naga itu berawal belajar dari petani Sukabumi, Jawa Barat.
Pertanian buah naga di daerah itu menjadi andalan ekonomi masyarakat pedesaan, sehingga perlu dikembangkan di Desa Cilaban Bulan Menes Pandeglang, karena topografi alamnya juga sama di bawah kaki gunung.
Bahkan, menurut dia, beberapa pekan lalu ada warga Rangkasbitung belajar ke sini untuk mengembangkan budi daya pertanian buah naga.
"Kami berharap bisa mengembangkan pertanian budi daya buah naga di wilayahnya, jika ada bapak angkat dari perusahaan maupun pemodal guna menjadikan sentra penghasil buah naga di Pandeglang, Banten," kata Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Cilaban Bulan, Pandeglang.
Samsiah, warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya belajar budi daya buah naga di Menes, Pandeglang dan kini tumbuh subur.
"Kami mudah-mudahan tanaman buah naga dua bulan ke depan bisa dipanen," katanya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Nuridawati mengatakan dinas mengapresiasi pertanian tanaman buah naga berhasil dikembangkan Mantan Sekdes Desa Cilaban Bulan Kecamatan Menes.
"Kami berharap mantan sekdes itu bisa menjadi inovasi untuk pengembangan budi daya buah naga, sehingga bisa membawa kesejahteraan masyarakat setempat," katanya.


