Petugas evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah dinas di Jaktim
Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa atap rumah dinas Kodim 0505/Jakarta Timur serta kabel milik PT PLN di wilayah Pulogebang pada Selasa.
"Berkat kesigapan petugas gabungan, seluruh kejadian pohon tumbang berhasil ditangani dengan cepat dan tuntas tanpa menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita di Jakarta, Rabu.
Dua pohon tumbang dan satu pohon sempal tersebut tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta Timur pada Selasa (27/1) sore hingga malam. Made menyebutkan proses evakuasi pohon tumbang itu melibatkan 18 personel Pasukan Biru, yang turut dibantu Pasukan Oranye setempat.
"Seluruh pohon tumbang dan sempal langsung ditangani begitu laporan diterima. Seluruhnya berhasil kami tuntaskan penanganannya sampai tadi malam," ujar Made.
Dia menjelaskan kedua pohon itu berjenis kedondong dengan diameter sekitar 40 sentimeter, yang tumbang di Jalan Sawo Kecik, Kelurahan Pulo Gebang.
"Kedua pohon menimpa atap rumah dinas Kodim 0505/Jakarta Timur serta kabel milik PT PLN. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," ucap Made.
Dia menambahkan satu pohon sempal berjenis angsana dengan diameter sekitar 25 sentimeter, yang tumbang di Jalan Dermaga Raya, RT 07/10, Kelurahan Klender. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi sebanyak 11 pohon tumbang dan sempal akibat hujan dan angin kencang sejak Jumat (23/1) sore.
"Sekitar 66 personel satuan tugas (Satgas) Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Timur telah mengevakuasi sedikitnya 11 pohon tumbang dan sempal akibat hujan dan angin kencang," kata Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita, Minggu (25/1).
Menghadapi kejadian pohon tumbang tersebut, Sudin Tamhut Jakarta Timur menyiapkan langkah strategis penanganan pohon pada 2026 sebagai upaya pencegahan pohon tumbang di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem. Program itu merupakan kelanjutan dari penanganan puluhan ribu pohon yang telah dilakukan sepanjang 2025.
Selain itu, Pemkot Jakarta Timur juga terus memperkuat upaya pencegahan pohon tumbang melalui pemangkasan, penebangan pohon berisiko, serta pemantauan rutin di seluruh wilayah kecamatan. Salah satu strategi penanganan pohon pada 2026, yakni dengan mengandalkan laporan masyarakat melalui aplikasi JAKI yang dikombinasikan dengan patroli rutin Tim Satuan Tugas (Satgas) Hijau.
Sepanjang 2025, Sudin Tamhut Jakarta Timur melakukan penanganan terhadap 20.718 pohon di 10 wilayah kecamatan.


