PLN UID Jakarta Raya pulihkan listrik 181 pelanggan Aceh pascabencana

Sebanyak 18 personel Tim Recovery melakukan rehabilitasi JTR, tiang distribusi, dan gardu listrik.

Update: 2026-01-24 23:50 GMT

Di tengah sisa lumpur pascabencana hidrometeorologi, petugas PLN UID Jakarta Raya melakukan pemulihan listrik rumah warga di Aceh.

Elshinta Peduli

PLN UID Jakarta Raya memulihkan kelistrikan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh sejak 9 hingga 19 Januari 2026. Sebanyak 18 personel Tim Recovery Kelistrikan Pascabencana Hidrometeorologi Batch 4 diterjunkan ke wilayah UP3 Lhokseumawe.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan tim fokus memperbaiki jaringan dan sambungan listrik masyarakat, terutama di wilayah ULP Panton Labu.

Pemulihan dilakukan bertahap dengan mengutamakan keselamatan kerja dan kelayakan instalasi sebelum listrik dinyalakan kembali.

Menurut Andy, hasilnya, PLN berhasil merehabilitasi lebih dari 5 kilometer jaringan tegangan rendah (JTR) dan memperbaiki serta menanam 24 tiang distribusi.

Satu gardu distribusi dipulihkan, dan listrik kembali menyala bagi 181 pelanggan melalui perbaikan sambungan rumah dan instalasi pendukung.

Ia mengatakan, mayoritas wilayah terdampak kini menikmati pasokan listrik secara andal.

Andy menegaskan pemulihan kelistrikan merupakan bentuk komitmen PLN bagi kebutuhan dasar masyarakat.

“PLN berkomitmen hadir di tengah masyarakat pada setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat, serta memastikan instalasi pelanggan benar-benar aman sebelum listrik dinyalakan kembali,” ujar Andy, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan tidak lepas dari sinergi internal PLN, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat setempat.

Untuk kesinambungan pemulihan, PLN UID Jakarta Raya mengirim Tim Recovery Batch 5 sebanyak 18 personel untuk melanjutkan pekerjaan di wilayah terdampak lainnya di Aceh.


Vivi Trisnavia/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News