Polisi beri 30 pertanyaan ke Reza `Arap1 terkait kematian Lula Lahfah
Polres Metro Jakarta Selatan memberikan sebanyak 30 pertanyaan kepada kreator konten di media sosial YouTube Reza "Arap" Oktovian terkait kematian sang kekasih, Lula Lahfah.
"Kami memberikan 30 pertanyaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Iskandarsyah mengatakan Reza mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (26/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian, lanjutnya, pemeriksaan selesai pada Selasa dini hari pukul 03.46 WIB atau rentang waktu empat jam.
"Jam 23.00 WIB datang," ucapnya.
Sebelumnya, polisi memastikan Reza "Arap" Oktovian, hadir di tempat kejadian perkara (TKP) saat kematian Lula Lahfah, pada salah satu apartemen di Jakarta Selatan, Jumat (23/1). Pihaknya akan tetap meminta klarifikasi dan memastikan Reza kooperatif hadir dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sebelumnya, polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah pada Jumat (23/1) di sebuah apartemen, Jakarta Selatan. Pemeriksaan saksi itu untuk mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti demi melengkapi keterangan dari laboratorium forensik.
Kemudian, polisi juga meminta keterangan dari rumah sakit terkait riwayat penyakit pemengaruh tersebut.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

