Polres Karawang siagakan tim urai kemacetan mobile hadapi arus balik

Update: 2026-03-24 08:20 GMT

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah (tengah). ANTARA/HO-Polres Karawang

Indomie

Polres Karawang menyiagakan tim urai kemacetan mobile sebanyak 35 personel yang dilengkapi kendaraan sepeda motor dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran.

"Dalam melaksanakan tugasnya, tim ini akan bergerak cepat ke lokasi apabila terjadi hambatan maupun kepadatan arus lalu lintas," kata Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, di Karawang, Selasa.

Ia memastikan seluruh jajarannya dalam kondisi siap menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi hari ini. Sebanyak 785 personel telah digelar di 22 titik pos, yang terdiri atas pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan. Personel tersebut difokuskan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik krusial yang telah dipetakan guna mengantisipasi potensi kemacetan.

Berdasarkan data pemantauan arus kendaraan menuju Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (23/3), tercatat sebanyak 106.699 kendaraan melintas. Peningkatan volume lalu lintas mulai terlihat sejak pagi hari, yakni pada pukul 06.00–09.00 WIB sebanyak 8.091 kendaraan atau naik 47 persen, kemudian pukul 09.00–12.00 WIB mencapai 12.394 kendaraan atau meningkat 53 persen.

Arus kendaraan terus mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya pada sore hingga malam hari, tepatnya pukul 18.00–21.00 WIB dengan jumlah 20.275 kendaraan. Volume kendaraan masih tergolong tinggi pada pukul 21.00–24.00 WIB dengan 17.142 kendaraan yang melintas.

Berdasarkan data pemantauan arus kendaraan menuju Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek pada Selasa ini, hingga pagi hari tercatat sebanyak 49.021 kendaraan melintas. Pada pukul 00.00–03.00 WIB tercatat 18.275 kendaraan (naik 7 persen), kemudian pukul 03.00–06.00 WIB sebanyak 13.531 kendaraan (turun 26 persen), dan pukul 06.00–09.00 WIB kembali meningkat menjadi 17.215 kendaraan (naik 27 persen).

Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Karawang juga menyiagakan tim urai kemacetan mobile sebanyak 35 personel yang dilengkapi kendaraan sepeda motor. Selain itu, rekayasa lalu lintas turut disiapkan, di antaranya pengalihan arus kendaraan yang memasuki Tol Cipularang melalui Sadang dan keluar di gate tol Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, sebagai langkah mengurai beban kendaraan di jalur utama.

Elshinta Peduli

Untuk mengantisipasi dampak pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way, khususnya potensi buangan kendaraan dari jalan tol ke jalur arteri, Polres Karawang juga telah menyiapkan langkah strategis di lapangan. Salah satunya dengan melakukan rekayasa lalu lintas di Simpang Jomin, yang menjadi salah satu titik krusial pertemuan arus kendaraan.

Rekayasa tersebut dilakukan guna mengurai kepadatan serta memastikan arus kendaraan tetap bergerak lancar, baik yang keluar dari tol maupun yang melintas di jalur arteri. Personel juga disiagakan secara maksimal di lokasi untuk melakukan pengaturan dan memberikan prioritas pada arus utama sesuai situasi di lapangan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News