Polwan bagikan makanan untuk pengendara arus balik di Garut
Polwan membagi-bagikan makanan dan minuman untuk pengendara selama diberlakukannya sistem satu arah di jalur utama Bandung-Garut wilayah Kubang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Feri Purnama
Kepolisian Resor Garut menurunkan personel polisi wanita (polwan) untuk membagikan makanan ringan dan minuman kepada pengendara di jalur arus balik yang berhenti menunggu bergiliran diberlakukannya sistem satu arah di Pos Pengamanan Kubang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Kami ingin masyarakat tetap merasa nyaman dan terbantu meskipun harus menunggu saat pemberlakuan 'one way', ini adalah bentuk kepedulian kami kepada pengguna jalan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Luky Martono di Garut, Rabu (5/3).
Ia menuturkan, sejumlah personel Polwan Polres Garut dengan seragam lengkap turun langsung ke jalan menemui pengendara untuk membagikan makanan ringan seperti dodol, lalu minuman mineral.
Sambil memberikan makanan, kata dia, polwan juga menyampaikan pesan terkait kebijakan sistem satu arah sepenggal yang mengharuskan kendaraan berhenti sementara menunggu penarikan laju kendaraan dari arah berlawanan.
"Kami juga memberikan edukasi tentang 'one way' kepada pengendara sambil beristirahat menunggu 'one way'," katanya.
Ia menyampaikan pemberlakuan satu arah tersebut tentunya menghambat perjalanan sebagian pengguna jalan di tengah kondisi jalur yang cukup padat saat momentum libur Lebaran.
Kebijakan itu, kata dia, hanya berlangsung 15 sampai 30 menit hingga kondisi arus kendaraan cukup landai, kemudian kendaraan yang sebelumnya diberhentikan kembali dilanjutkan perjalanannya dengan lancar.
"Adanya 'one way' ini tujuannya tidak lain hanya untuk melancarkan arus lalu lintas, tidak bermaksud untuk menghambat perjalanan," kata Luky.
Ia menambahkan, sistem satu arah itu diberlakukan di sejumlah ruas jalan seperti di jalur provinsi yakni di Persimpangan Kubang, Leles, dan Kadungora. Selanjutnya di jalur nasional yakni beberapa titik di jalur Limbangan-Malangbong.
Selama arus mudik maupun balik, kata dia, sudah beberapa kali dilakukan sistem satu arah yang dinilai efektif untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur wilayah Garut.
"Berharap upaya kami ini bisa membuat arus kendaraan berjalan lancar, aman, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan," katanya.


