Ratusan lansia Kota Magelang terima makan siang gratis dan sembako

Update: 2026-02-11 08:50 GMT

Foto: Kurniawati/Radio Elshinta

Elshinta Peduli

​Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menggelar aksi sosial berupa pemberian makan siang gratis dan paket sembako bagi 250 lansia kurang mampu di Pendopo Pengabdian, Selasa (10/2/2026).

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, Wakil Wali Kota Magelang, dr. Sri Harso, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Magelang.

​Ketua PSMTI Kota Magelang, Slamet Santoso, menjelaskan aksi makan gratis ini bukanlah hal baru. Sejak tahun 2022, PSMTI tercatat telah melaksanakan kegiatan serupa sebanyak 190 kali.

Biasanya, agenda rutin ini digelar setiap hari Selasa di sekitar Kelenteng Liong Hok Bio.

​"Kami ingin program ini benar-benar menyentuh masyarakat. Hari ini, selain makan siang untuk 250 lansia dari berbagai latar belakang, kami juga membagikan paket sembako," ujar Slamet, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati.

​Keterlibatan para pengusaha dalam PSMTI didasari oleh semangat untuk mendonasikan sebagian keuntungan demi membantu sesama.

Selain pangan, PSMTI juga aktif dalam perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

​"Kami telah melaksanakan bedah rumah sebanyak 98 unit RTLH. Pencanangan penanaman seribu pohon, hingga pengobatan gratis bagi 1.000 pasien pada tahun 2024," imbuhnya.

​Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi PSMTI yang secara konsisten mendukung roda pemerintahan melalui aksi nyata.

Elshinta Peduli

"Saya tentu bangga dan terharu kepada PSMTI yang sadar bahwa hidup itu harus bermanfaat untuk orang lain," ungkap Damar.

Menurutnya, pembangunan Kota Magelang tidak bisa hanya mengandalkan APBD, melainkan butuh semangat gotong royong.

​Pihaknya terus mendorong kerja sama lintas sektor, baik dengan PSMTI, Baznas, Lazismu, Bank Daerah, hingga BUMN melalui program CSR.

Gerakan PSMTI menjadi satu contoh peran aktif dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan hunian layak masyarakat.

Saat ini, lanjut Damar, Pemkot Magelang masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar, yakni menyelesaikan sekitar 1.300 unit RTLH yang tersisa di wilayahnya.

​"Di setiap keyakinan pasti diajarkan tentang kemanusiaan. Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi mewujudkan Kota Magelang yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News