Redam konflik, 136 negara dukung langkah diplomasi deeskalasi UEA

Langkah diplomasi aktif UEA bersama mitra kawasan peroleh legitimasi kuat dari komunitas internasional guna mencegah perluasan konflik.

Update: 2026-04-09 03:12 GMT

Sumber Foto: Haryo Ristamaji/Radio Elshinta

Indomie

Upaya Uni Emirat Arab (UEA) dalam mendorong deeskalasi konflik di kawasan Timur Tengah mendapat dukungan masif dari komunitas internasional. Sebanyak 136 negara dan organisasi internasional menyatakan dukungannya terhadap langkah diplomasi tersebut.

Dukungan ini muncul di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global. Dunia internasional menilai perlunya koordinasi yang terorganisasi dan bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas kawasan agar tidak semakin memburuk.

“Ini menunjukkan bahwa dunia memiliki pandangan yang selaras dalam merespons dinamika yang terjadi, sekaligus memperkuat legitimasi langkah-langkah diplomatik yang diambil,” ujar Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Selain dukungan dari ratusan negara, berbagai resolusi internasional yang mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keamanan juga telah disepakati oleh lebih dari 100 negara. Hal ini mempertegas adanya konsensus global dalam merespons krisis di Timur Tengah.

Menurut AlDhaheri, UEA secara konsisten menjalin komunikasi intensif dengan para pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto. Langkah diplomasi aktif ini bertujuan memperkuat sinergi internasional demi meredam ketegangan bersenjata.

Duta Besar AlDhaheri juga menegaskan bahwa stabilitas nasional UEA tetap terjaga di tengah upaya diplomasi tersebut. Ia menjamin sistem pertahanan nasional berjalan optimal dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Elshinta Peduli

“UEA tetap aman, stabil, dan siap menghadapi berbagai tantangan global. Sistem pertahanan kami solid dan seluruh institusi negara berjalan efektif,” tegasnya.

Meskipun aktif dalam diplomasi luar negeri, kondisi domestik UEA dilaporkan tetap kondusif bagi jutaan warga asing. Keharmonisan sosial dinilai terjaga di tengah masyarakat yang terdiri dari 200 kewarganegaraan, termasuk sekitar 85.000 warga negara Indonesia.

Ketahanan ekonomi UEA juga tercermin dari kinerja pasar yang tetap tumbuh positif, selaras dengan langkah-langkah stabilitas yang diambil oleh mitra kawasan seperti Bahrain, Qatar, dan Kuwait.


Haryo Ristamaji/Rama

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News