SiCepat dukung logistik nasional lewat ekspansi hingga internasional
CEO SiCepat Ekspres, Barry Lim. ANTARA/HO-SiCepat Ekspres
PT SiCepat Ekspres Indonesia mendukung logistik nasional melalui ekspansi ke segmen business to business (B2B), memperkuat pasar ritel, serta mengembangkan layanan pengiriman internasional guna meningkatkan daya saing dan menjawab kebutuhan sektor ini baik domestik maupun global.
CEO SiCepat Ekspres, Barry Lim mengatakan transformasi itu difokuskan pada penguatan fundamental perusahaan serta akselerasi pertumbuhan yang lebih berkelanjutan agar lebih adaptif terhadap dinamika industri.
"Melalui ekspansi segmen B2B, optimalisasi ritel, serta pengembangan layanan internasional, kami ingin menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dan kompetitif,” kata Barry dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan pihaknya memperkuat lini bisnis di segmen B2B melalui layanan logistik yang secara khusus menangani kebutuhan layanan logistik rantai pasok dan distribusi hingga logistik khusus. Langkah itu diambil untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor manufaktur, FMCG, rantai ritel serta industri lain yang membutuhkan distribusi skala besar hingga kustomisasi proses logistik.
Selain penguatan B2B, perusahaan itu juga mengoptimalkan layanan pengiriman ritel baik secara daring maupun luring.
"Untuk saluran ritel daring sudah tersedia SiCepat Apps dan SiCepat Dashboard untuk pengiriman di segmen C2C dan B2C," katanya.
Perusahaan juga sedang memperluas jaringan ritel luring melalui mitra penjualan dan titik tujuan dengan cakupan pengiriman ke seluruh Indonesia pada kuartal kedua tahun ini. Di sisi lain, perusahaan juga memperluas cakupan layanan hingga internasional yang akan beroperasi mulai kuartal kedua tahun ini guna mendukung kebutuhan pengiriman lintas negara yang terus meningkat.
"Kami juga menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 25 persen di tahun ini, setelah tahun lalu, berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 16 persen," katanya.
Lebih dari satu dekade perusahaan itu telah tumbuh menjadi salah satu pelaku logistik utama. Perseroan secara resmi juga memperkenalkan CEO dan susunan manajemen baru untuk memasuki fase transformasi bisnis dan arah strategi perusahaan melalui ekspansi pasar di segmen B2B, penguatan jaringan ritel hingga layanan pengiriman internasional.
Mereka adalah Barry Lim sebagai Chief Executive Officer, Imam Sedayu Pusponegoro sebagai Commercial & External Affairs Director, Andri Buchori sebagai Finance, Accounting & Tax Director, Maurian Dermawan sebagai Legal Director, Eko Pramudito sebagai Human Capital Director serta Rheza Sutedja sebagai Information Technology Director.
Perusahaan itu juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan di antaranya donasi masjid di 12 titik operasional pada Ramadhan tahun ini.


