Terminal Jatijajar Depok capai lonjakan penumpang mudik di H-3 Lebaran
Terminal Jatijajar Depok, Rabu (18/3/2026)
Terminal Tipe A Jatijajar memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi, Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran. Lonjakan jumlah penumpang bus sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Kepala Operasional Terminal Tipe A Jatijajar, Dudy Marsudi, mengatakan pihaknya telah memetakan tren kenaikan jumlah pemudik sejak pertengahan Maret. Berdasarkan data terakhir, jumlah penumpang terus mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Untuk peningkatan pemudik, untuk datanya, kita sudah lihat dari tanggal 14 sudah kelihatan. Dan untuk terakhir data kami update, untuk penumpang hari kemarin sebesar 1.600 sekian. Jadi untuk saat kemarin itu penumpang, 1.657 penumpang dengan kendaraan yang dipakai sebanyak 164 bus yang berangkat dari Terminal Jatijajar,” ujar Dudy.
Ia menegaskan, puncak arus mudik diperkirakan jatuh tepat pada hari ini, seiring tingginya permintaan keberangkatan dari masyarakat. “Untuk prediksi arus mudik, puncak arus mudik, kami memprediksi sekitar tanggal 18, hari ini,” tambahnya.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola terminal telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari aspek keselamatan hingga pelayanan kepada penumpang. Koordinasi lintas instansi juga diperkuat guna memastikan kelancaran arus mudik.
“Untuk persiapan kami di Terminal Jatijajar untuk menghadapi arus mudik tahun 2026, kami, Terminal Jatijajar sudah menyiapkan. Jadi, satu, untuk kita bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan untuk cek kesehatan, BNN untuk tes urin untuk bagi awak pengemudi bus, dan untuk keamanan kita bekerja sama dengan pihak Polres dan Polsek Cimanggis,” paparnya.
Selain itu, peningkatan fasilitas juga dilakukan demi kenyamanan pemudik, khususnya bagi keluarga yang membawa anak-anak.
“Oh, untuk fasilitas kita sudah menyiapkan ruang tunggu, jadi ruang tunggu keberangkatan, dan untuk ada laktasi untuk ibu menyusui dan sarana bermain anak bagi keluarga yang membawa anak sambil menunggu bus biar tidak terlalu lama menunggu, biar anak-anaknya agak fresh, mereka bisa bermain di area bermain anak,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak terminal turut mengimbau para pemudik agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan mudik. Hal ini penting guna menghindari risiko gangguan kesehatan di tengah padatnya arus perjalanan.
“Untuk para pemudik, kami himbau satu, tetap eh menjaga kondisi kesehatan mereka. Jadi kalau memang merasa tidak sehat, jangan berangkat dulu, ditunda dulu untuk keberangkatannya, satu. Kedua, untuk menyediakan sarana kesehatan sendiri seperti obat-obatan pribadi harus membawa, walaupun di kami sudah menyiapkan posko-posko kesehatan, tapi tetap mereka silakan membawa obat-obatan sendiri,” pungkas Dudy.
Arie Dwi Prasetyo/Ter


