Transjakarta koridor 13 terlambat pada Jumat pagi akibat banjir
Bus Transjakarta rute 13B (Puri Beta-Pancoran) mengalami keterlambatan kedatangan karena karena banjir di sekitar Jalan Swadarma, Jumat (20/2/2026) pagi. ANTARA/X/@PT_Transjakarta.
PT Transjakarta menyampaikan layanan koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) mengalami keterlambatan signifikan pada Jumat pagi akibat banjir di sekitar Jalan Swadarma dan kepadatan lalu lintas di kawasan Petukangan.
"Waktu tempuh perjalanan saat ini mencapai 1 jam 20 menit, imbas hujan deras dan kepadatan arus lalu lintas," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta.
Rute 13B (Puri Beta-Pancoran) dan L13E (Puri Beta-Flyover Kuningan), kata dia, juga terlambat karena banjir di sekitar Jalan Swadarma. Sementara itu, sejumlah layanan yang dihentikan sementara, yakni 1C (Blok M-Pesanggrahan) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah dan 8E (Blok M-Bintaro Kodam) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah.
Kemudian, Mikrotrans JAK 32 (Petukangan-Lebak Bulus) dan JAK 49 (Lebak Bulus-Cipulir) karena banjir di Jalan Bintaro Permai (H. Gari) dan Ciledug Raya (ITC Cipulir). Transjakarta juga mengalihkan sejumlah rute layanan, yakni 1M (Blok M-Meruya) akibat banjir setinggi 50 cm di Jalan Swadarma Raya.
Selain itu, rute 5N (Kampung Melayu-Ragunan) ikut dialihkan akibat luapan sungai di jalur Pasar Kambing. Lalu, ada pula rute yang diperpendek, yakni Mikrotrans JAK 22 (Dwikora-Penas Kalimalang) akibat genangan setinggi 30-40 cm di simpang Cawang.
Sejumlah rute Mikrotrans yang turut dialihkan, yaitu JAK 27 (Pulogebang-Rorotan), JAK 37 (Cililitan-Condet via Kayu Manis), JAK 40 (Pulogebang-Pasar Modern), JAK 71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti), dan JAK 95 (Lebak Bulus-Terminal Pasar Minggu).

