Warga serbu KRI setelah shalat Idul Fitri 2026 di Mako Kodaeral VI
Ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dan langsung memadati Kapal Perang Indonesia (KRI) yang berjejer, sandar di Dermaga Markas Komando Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) setelah shalat Id.
Beberapa anak dan orang tuanya sedang mengabadikan momen dengan berswafoto di atas dek kapal perang (KRI) yang sandar di Dermaga Markas Komando Daerah Militer Vi Makassar, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/HO-Penerangan Kodaeral VI.
Ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dan langsung memadati Kapal Perang Indonesia (KRI) yang berjejer, sandar di Dermaga Markas Komando Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) setelah shalat Id.
Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz di Makassar, Sabtu, menyampaikan bahwa kebijakan membuka "gerbang" markas ini adalah bentuk kemanunggalan TNI AL dengan rakyat.
"Kami ingin menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk lebih dekat dengan masyarakat, termasuk memperkenalkan kapal-kapal perang milik bangsa ini kepada masyarakat," ujarnya.
Laksda TNI Andi Abdul Aziz mengatakan kapal-kapal itu adalah milik rakyat dan melihat kegembiraan masyarakat yang mendekati dan bahkan berswafoto di KRI adalah kepuasan tersendiri bagi TNI.
"Bagi kami, kegembiraan masyarakat bisa mendekati KRI adalah kebahagiaan bagi kami. Ini adalah edukasi maritim sekaligus kado lebaran dari TNI AL untuk warga Makassar," katanya.
Tidak hanya kapal perang, kawasan Mako Kodaeral VI mendadak berubah menjadi destinasi wisata militer yang bombastis.
Beberapa titik yang menjadi favorit warga, antara lain Monumen Jangkar Jalesveva Jayamahe menjadi latar foto ikonik bagi keluarga, Penangkaran Satwa Langka menjadi edukasi bagi anak-anak dan Monumen Meriam dan Plaza Kodaeral VI yang dipenuhi warga yang ingin mengabadikan momen langka setahun sekali ini.
Salah satu warga yang hadir bersama keluarga besarnya mengungkapkan rasa takjubnya.
"Senang rasanya bisa berfoto di depan Kapal Perang TNI AL. Momen ini sangat jarang bagi kami warga Kota Makassar. Biasanya Markas Tentara apalagi Kodaeral VI sangat ketat, tapi hari ini kami disambut seperti keluarga sendiri," Arya.
Tradisi tahunan ini membuktikan bahwa TNI AL tidak hanya perkasa di lautan, tetapi juga memiliki tempat spesial di hati masyarakat. Kemeriahan Idul Fitri 1447 H di Kodaeral VI sukses memadukan nilai spiritualitas dan kebanggaan nasionalisme dalam satu bingkai kebersamaan.


