Airlangga: Program pemerintah dorong kinerja positif ekonomi Q4 2025

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menyatakan, program pemerintah berhasil mendorong kinerja ekonomi pada kuartal IV-2025 sehingga membuahkan hasil yang positif.

Update: 2026-02-05 15:30 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menyatakan, program pemerintah berhasil mendorong kinerja ekonomi pada kuartal IV-2025 sehingga membuahkan hasil yang positif.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 mencapai 5,39 persen (yoy), menjadi yang tertinggi sejak pandemi COVID-19.

“Jadi, program yang digelontorkan pemerintah itu membuahkan hasil di kuartal keempat,” katanya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan, kinerja pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2025 relatif lebih baik dibandingkan beberapa negara sejawat.

Bila ditinjau per kuartal, rekor pertumbuhan pada kuartal IV juga menjadi yang tertinggi dibandingkan kuartal lain sepanjang 2025.

Pada kinerja kuartal IV, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh sejumlah sektor andalan, misalnya perindustrian yang tumbuh 5,4 persen.

Selain itu, sektor perdagangan dan pertanian juga mencetak pertumbuhan yang relatif tinggi dan merepresentasikan perekonomian lebih dari 40 persen.

Konsumsi masyarakat pun tetap kuat, yang mengindikasikan daya beli tetap terjaga.

Lebih lanjut, pertumbuhan kuartal IV juga dikatakan menciptakan sekitar 1,3 juta lapangan pekerjaan. Sejumlah indikator kesejahteraan seperti rasio ketimpangan (gini ratio) juga menunjukkan perbaikan.

Elshinta Peduli

Memasuki awal 2026, pemerintah mendorong berbagai program stimulus untuk menjaga momentum pertumbuhan, terutama menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri pada kuartal I.

Stimulus yang disiapkan mulai dari insentif transportasi, bantuan sosial (bansos), hingga pengaturan soal bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA).

“Nanti akan kami lihat seperti itu. Karena di bulan Desember, mobilitas itu mendorong konsumsi. Dan ini suatu hal yang bisa kita tarik pelajaran dari sana,” tutur Airlangga.

Sebagai catatan, BPS mencatat nilai Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan IV 2025 atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.474 triliun, sedangkan atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat Rp6.147,2 triliun.

Secara kuartalan (qtq), ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen.

Sementara itu, secara kumulatif sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11 persen (ctc).

Nilai PDB atas dasar harga konstan mencapai Rp13.580,5 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga berlaku tercatat Rp23.821,1 triliun.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News