Angkutan barang KAI Daop 4 Semarang Tahun 2025 tumbuh 11 persen

KAI Daop 4 Semarang mencatat kinerja volume angkutan barang yang cukup baik pada tahun 2025 dengan capaian volume angkutan barang mencapai 291.572 ton.

Update: 2026-02-03 09:30 GMT

Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta Peduli

KAI Daop 4 Semarang mencatat kinerja volume angkutan barang yang cukup baik pada tahun 2025 dengan capaian volume angkutan barang mencapai 291.572 ton.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa capaian pada tahun 2025 meningkat 11% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mengangkut sebanyak 269.248 ton.

"Pada tahun 2025, fokus utama angkutan barang KAI Daop 4 Semarang adalah angkutan peti kemas dengan volume mencapai 224.946 ton. Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga melayani berbagai jenis angkutan barang lainnya, seperti Angkutan Retail (BHP), Angkutan Retail (Parcel)/General Cargo, serta komoditas lainnya dengan total volume mencapai 66.626 ton," kata Luqman.

Luqman menambahkan, layanan bongkar muat peti kemas difokuskan di Stasiun Tawang dan Stasiun Brumbung yang berperan sebagai simpul logistik utama di wilayah Daop 4 Semarang.

Selain itu, moda kereta api juga berkontribusi dalam mendukung rantai pasok logistik pada sektor-sektor strategis yang menunjang pembangunan dan ketahanan energi, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Peran tersebut diwujudkan melalui layanan angkutan komoditas semen dan bahan bakar minyak (BBM) yang dilayani menuju wilayah Daop 4 Semarang. Dalam mendukung pembangunan di Jawa Tengah, KAI Daop 4 Semarang melayani penanganan pembongkaran (unloading) Angkutan Semen di Stasiun Poncol dan Stasiun Brumbung. Sementara di sektor energi, KAI Daop 4 Semarang turut berperan penting melalui penanganan pembongkaran (unloading) Angkutan BBM di Stasiun Larangan, guna memastikan kelancaran pasokan energi bagi masyarakat maupun sektor industri.

“Kinerja positif ini menjadi bukti komitmen KAI dalam menghadirkan layanan angkutan barang yang andal, efisien, dan tepat waktu. Kami terus berinovasi dan mengambil langkah strategis untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pelanggan industri terhadap solusi logistik yang berkelanjutan,” ujar Luqman.

Pertumbuhan kinerja angkutan barang di wilayah Daop 4 Semarang didukung oleh peningkatan frekuensi perjalanan dan rute layanan, optimalisasi jumlah gerbong dalam satu rangkaian, serta ketepatan waktu pengiriman barang.

Elshinta Peduli

“Meningkatnya permintaan pelanggan terhadap layanan angkutan berbasis rel menjadi pendorong utama capaian ini,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Selasa (3/2). 

Saat ini, layanan angkutan barang KAI Daop 4 Semarang telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa, menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan, pusat ekonomi, dan sentra distribusi nasional.

Ekosistem logistik berbasis rel ini berperan penting dalam mendekatkan produsen dengan konsumen, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat rantai pasok nasional.

Kinerja unggul KAI Daop 4 Semarang juga ditopang oleh lokasi operasional yang strategis, mencakup berbagai kawasan industri penting di Jawa Tengah seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, dan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

“Kereta api kini bukan hanya sarana transportasi penumpang, tetapi juga simpul penting dalam rantai distribusi logistik nasional. Capaian angkutan barang yang melampaui tahun sebelumnya ini membuktikan bahwa kereta api semakin relevan dan strategis dalam mendukung efisiensi logistik serta pembangunan ekonomi hijau di Indonesia,” tutup Luqman Arif. 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News