Cegah kecelakaan, Basarnas Semarang bekali personel dengan pengetahuan kendaraan EV

Pertumbuhan pengguna mobil listrik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2024, tercatat penjualan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) mencapai 43.188 unit. Angka tersebut meningkat tajam pada tahun 2025 menjadi 103.931 unit.

Update: 2026-03-11 09:10 GMT

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Indomie

Pertumbuhan pengguna mobil listrik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2024, tercatat penjualan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) mencapai 43.188 unit. Angka tersebut meningkat tajam pada tahun 2025 menjadi 103.931 unit.

Seiring meningkatnya jumlah kendaraan listrik di masyarakat, potensi terjadinya kecelakaan yang melibatkan mobil listrik juga diperkirakan akan semakin sering terjadi. Kondisi ini mendorong Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan kejadian darurat.

Sebagai langkah antisipasi, Kantor SAR Semarang mengundang perwakilan dealer kendaraan listrik di Kota Semarang, yakni BYD Haka Auto untuk memberikan pengenalan mengenai teknologi kendaraan listrik kepada para personel SAR. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026).

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada personel terkait sistem kerja kendaraan listrik serta prosedur penanganan yang aman ketika menghadapi kecelakaan mobil listrik.

“Kami menghadirkan tim dari dealer BYD Semarang untuk mengenalkan bagaimana cara kerja mobil listrik, serta apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh tim penyelamat saat menangani kecelakaan mobil listrik dengan korban yang terjepit di dalam kabin,” ujar Budiono.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menghindarkan personel SAR dari potensi bahaya saat proses evakuasi berlangsung.

Elshinta Peduli

“Kegiatan ini penting untuk menjaga keselamatan personel kami, mengingat hingga saat ini penanganan korban terjepit pada mobil listrik belum pernah kami lakukan sebelumnya,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (11/3).

Dalam kegiatan tersebut, tim dari BYD memberikan pemaparan mengenai teknologi kendaraan listrik serta karakteristik sistem kelistrikan yang digunakan pada mobil EV. Materi yang disampaikan juga mencakup prosedur keselamatan serta langkah-langkah penanganan apabila terjadi kondisi darurat seperti kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik.

Selain pemaparan materi, pihak dealer juga menghadirkan dua unit kendaraan listrik untuk diperkenalkan secara langsung kepada peserta, yakni BYD Sealion 7 dan BYD M6. Para pegawai dapat melihat secara langsung berbagai fitur, sistem keamanan, serta komponen penting pada kendaraan listrik yang perlu diperhatikan dalam situasi darurat.

Melalui kegiatan ini diharapkan personel SAR Semarang dapat meningkatkan wawasan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi kejadian yang melibatkan kendaraan listrik, sehingga proses pencarian, pertolongan, dan penyelamatan dapat dilakukan dengan lebih aman dan efektif.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini personel SAR Semarang semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan kejadian yang melibatkan kendaraan listrik sehingga proses pertolongan dapat berjalan dengan aman dan optimal,” pungkas Budiono.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News