Bandara Ngurah Rai beroperasi normal setelah terdampak cuaca ekstrem
Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali sudah kembali beroperasi secara normal setelah sejumlah penerbangan sempat terdampak cuaca ekstrem.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali sudah kembali beroperasi secara normal setelah sejumlah penerbangan sempat terdampak cuaca ekstrem.
“Pembaharuan pukul 15.30 Wita, sehubungan dengan kondisi cuaca hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di wilayah Bandara I Gusti Ngurah Rai pada hari Selasa, 24 Februari 2026, dapat kami sampaikan bahwa operasional bandara berjalan dengan normal,” ucap Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi dalam keterangan resmi di Denpasar, Selasa.
Ia menjelaskan sebelumnya akibat hujan angin atau cuaca ekstrem yang melanda Bali, sebanyak lima penerbangan terdampak.
Pada pintu kedatangan, maskapai Cebu Pacific dengan nomor penerbangan 5J 281 rute Manila-Denpasar sempat dialihkan ke Makassar pada Selasa pukul 00.12 Wita.
Namun, penerbangan tersebut dipastikan telah mendarat di Denpasar pada pukul 05.40 Wita.
“Indonesia Air Asia nomor penerbangan QZ 247 rute Phuket-Denpasar dialihkan ke Jakarta pada pukul 01.05 Wita, tapi penerbangan tersebut telah mendarat di Denpasar pada pukul 07.02 Wita tadi,” ujar Eka Sandi.
Pada rute keberangkatan, maskapai Cebu Pasific juga sempat terdampak cuaca ekstrem di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Penerbangan Cebu Pacific dengan nomor penerbangan 5J 282 rute Denpasar-Manila, awalnya dijadwalkan untuk terbang pada pukul 01.00 Wita, namun karena kendala cuaca pesawat baru diberangkatkan pada pukul 04.00 Wita.
Selanjutnya maskapai Transnusa dengan nomor penerbangan 8B 5254 rute Denpasar-Lombok, dijadwalkan berangkat pukul 12.40 Wita tapi akhirnya pesawat mengalami penjadwalan ulang penerbangan untuk diberangkatkan pada pukul 15.29 Wita.
“Terakhir Wings Air nomor penerbangan IW 1856 rute Denpasar-Lombok, dijadwalkan berangkat pada pukul 11.10 Wita tapi pesawat akhirnya diberangkatkan pada pukul 12.08 Wita, dan telah mendarat pada pukul 12.40 Wita,” kata Eka Sandi.
Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Bali beberapa hari terakhir, Bandara I Gusti Ngurah Rai memastikan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, yaitu BMKG dan AirNav Indonesia untuk terus memantau perkembangan cuaca di area bandara.
“Ini demi memastikan keselamatan dan keamanan penumpang dalam operasional bandara,” ucapnya.
“Kami juga memastikan infrastruktur dan sarana pendukung di terminal tetap prima sehingga kualitas layanan kepada pengguna jasa bandara tetap optimal,” sambung pengelola bandara.
Melihat hujan masih terus mengguyur hampir seluruh Bali, kepada seluruh pengguna jasa Bandara I Gusti Ngurah Rai, Eka Sandi mengimbau agar tiba lebih awal di bandara dan terus memantau kondisi lalu lintas menuju bandara demi kelancaran perjalanan.
“Kami juga mengimbau kepada para pengguna jasa agar dapat berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk mengetahui informasi penerbangan terkini,” ujarnya.


