BPKH gandeng BAZNAS RI salurkan dua bantuan Program Kemaslahatan di Jatim
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui Program Kemaslahatan.
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui Program Kemaslahatan. Kali ini, BPKH menyalurkan dua program strategis di Bojonegoro Jawa Timur, yakni penguatan UMKM melalui "Gerai Umat" dan penyediaan sarana air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan. Bantuan ini bersumber dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), yang secara regulasi dialokasikan untuk kemaslahatan umat di seluruh Indonesia.
Dalam implementasinya, BPKH menggandeng BAZNAS RI sebagai Mitra Kemaslahatan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan transparan. Program pertama menyasar pemberdayaan ekonomi melalui pemberian bantuan Gerai Umat kepada 70 penerima manfaat di bawah naungan Yayasan Sirojul Huda. Program ini bertujuan meningkatkan kelas pelaku UMKM lokal, khususnya di sektor kuliner, agar memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi. Sementara itu, untuk merespons tantangan iklim di Jawa Timur, BPKH secara simbolis menyalurkan satu unit mobil tangki air bersih kepada Yayasan Imajinasi Anak Bangsa. Armada ini disiagakan untuk melayani kebutuhan air bersih warga di wilayah rawan kekeringan, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati menegaskan bahwa setiap rupiah dari nilai manfaat DAU harus dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa mengurangi pokok dana kelolaan.
"Program Kemaslahatan BPKH dirancang untuk menjawab kebutuhan sosial yang mendesak sekaligus membangun ketahanan ekonomi jangka panjang. Sinergi dengan BAZNAS RI adalah langkah strategis kami untuk memastikan Dana Abadi Umat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kepentingan umat secara luas," ujar Sulistyowati.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengapresiasi sinergi antara BPKH dan BAZNAS RI dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. "Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS sebagai mitra maslahat BPKH dalam memastikan dana kemaslahatan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," kata Saidah.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri yang turut hadir dalam penyerahan simbolis di Bojonegoro, mengapresiasi langkah BPKH. Ia menilai transparansi BPKH dalam mengelola dana kemaslahatan menjadi kunci kepercayaan publik. "Kami akan terus mendukung langkah sinergis BPKH dan BAZNAS agar program-program seperti ini terus berkembang dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan," tuturnya.
Penyaluran bantuan ini mencakup aspek-aspek yang menjadi prioritas BPKH, yaitu pelayanan ibadah haji, pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta sarana prasarana ibadah.


