Gelar RUPS, PT Air Minum Jayapura fokus tingkatkan pelayanan air bersih untuk warga
Dalam rangka meningkatkan kinerja dan perbaikan pelayanan air bersih pada masyarakat, PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jayapura, Kamis (12/3/2026).
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.
Dalam rangka meningkatkan kinerja dan perbaikan pelayanan air bersih pada masyarakat, PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jayapura, Kamis (12/3/2026).
RUPS ini dihadiri Wali Kota Jayapura, Abisai Rolo, Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna, Wakil Bupati Jayapura, Haris Ricard Yocku, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru, Komisaris Utama PT Air Minum Jayapura, Hana Hikoyabi dan sejumlah Dewan Komisaris yang ada dalam perusahan tersebut.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rolo mengatakan dalam rapat ini Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura ini telah menyampaikan semua laporan perkembangan perusahaan tersebut selama satu tahun kerja, dan kami pemerintah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sebagai pemegang saham menerima semua laporan yang disampaikan itu.
Wali Kota menyampaikan persoalan air bersih bagi masyarakat menjadi salah satu tugas dari pemerintah untuk penyediaanya, karena air temasuk kebutuhan utama yang harus di penuhi bagi setiap warga di Kota Jayapura maupun di Kabupaten Jayapura.
“RUPS yang dilaksanakan ini adalah pertanggung jawaban kegiatan satu tahun yang telah dilakukan PT Air Minum Jayapura dalam melayani masyarakat di kota dan kabupaten. Kalau saya berbicara air di Kota Jayapura ada 23 titik atau intik air semuanya sudah dilaksanakan pekerjaannya, mulai dari pemasangan di kota sampai Muara Tami,” ujar Wali Kota Abisai Rolo.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama PT Air Minum Jayapura menemukan sejumlah permasalahan air seperti berkurangnya debit air akibat adanya penebangan hutan oleh masyarakat di beberapa tempat. Meskipun debit air berkurang, tetapi pelayana tetap berjalan kapada masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat di Kota Jayapura, mari kita sadar kalau sudah di pasangkan air, harus di bayarkan pemakaiaanya. Kalua dibayar air ini, maka semua staf dan pimpinan di Perusahaan itu akan menerima gaji,” katanya.
Abisa mengungkapkan, agar PT Air Minum Jayapura bisa melihat masyarakat yang kurang mampu agar dilaporkan kepada pemerintah supaya ada kebijakan bagi mereka yag tidak mampu. Namun bagi masyarakat yang mampu wajib membayarkan iyuran airnya dengan tepat waktu, karena air ini sangat penting bagi kebutuhan masyarakat.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Jayapura, Haris Ricard Yocku mengharapkan setiap masyarakat mendapatkan suplai air bersih dengan baik. “Kita harap masyarakat mendapatkan air bersih dengan baik. Pekerjaan yang telah dilakukan PT Air Minum Jayapura selama satu tahun saya ucapkan bisa menyediakan air bersih pada masyarakat, dan kedepan masyarakat bisa terpenuhi air,”tuturnya.
Sementara itu Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna mengatakan dalam RUPS tersebut, pihaknya membahas tiga agenda yaitu masalah laporan pertanggung jawaban direksi tahun 2025, permbagian hasil laba dan kompensasi modal terbaru 2026.
“Pemegang saham yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura telah mendegarkan semua paparan yang kami sampaikan dimana kedua pemerintah ini berharap kami bisa menekan kebocoran air. Kemudian bisa meningkatkan laba kedepan, dan bisa mengurangi hutan rekening air,” jelas Entis Sutisna.
Lanjut dia, pemerintah berharap pihaknya memperhatikan masyarakat yang belum mendapatkan layanan air bersih. Kemudian PT Air Minum Jayapura juga diminta menyikapi masyarakat yang tidak mampu membayar rekening air, dan harus dibijaki secara bijaksana kedepan.
Ia menambahkan, bahwa PT Air Minum Jayapura akan menyetorkan laba sebesar 50 persen kepada pemerintah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sesuai dengan akta dan pendiri regulasi. “Kami optimis pembagian laba yang diminta pemerintah ini bisa dipenuhi apabila tidak ada perubahan sepeti tahun sebelumnya,” ungkap Entis.


