Jelang Ramadan, petugas gabungan sidak pasar di Boyolali

Petugas gabungan Polres Boyolali bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali Jawa Tengah melakukan monitoring dan pengecekan ketersediaan stok, serta harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Boyolali dan Pasar Sunggingan, Kamis (12/2).

Update: 2026-02-13 08:40 GMT

Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Petugas gabungan Polres Boyolali bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali Jawa Tengah melakukan monitoring dan pengecekan ketersediaan stok, serta harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Boyolali dan Pasar Sunggingan, Kamis (12/2). Hal ini dilakukan, guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga di wilayah Kabupaten Boyolali. Selain itu agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi jelang Ramadan.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati Boyolali Agus Irawan, Kapolres AKBP Indra Maulana Saputra, Kajari Ridwan Ismawanta dan Dandim 0724 Boyolali atau yang mewakili.

Dari hasil sidak, stok kebutuhan bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Kabupaten Boyolali terpantau aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri. Sementara kondisi harga masih tergolong stabil meskipun terdapat sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti daging dan cabai merah.

Harga rata-rata bahan pokok di dua pasar tersebut antara lain: beras premium Rp15.000,-/kg, daging ayam ras Rp36.000,-/kg, telur ayam ras Rp28.000,-/kg, bawang merah Rp35.000,-/kg, cabai merah keriting Rp25.000,-/kg, cabai rawit merah Rp65.000,-/kg, minyak goreng kemasan Rp42.000,-/2L, gula pasir Rp19.000,-/kg, daging sapi Rp120.000,-/kg, serta beberapa kebutuhan lain yang masih dalam kondisi pasokan aman dan terkendali.

Elshinta Peduli

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Forkopimda Boyolali dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

“Polres Boyolali bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok dan mengantisipasi potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat, seperti penimbunan atau permainan harga. Diharapkan menjelang bulan Ramadan, situasi perekonomian tetap stabil dan kebutuhan masyarakat tercukupi,” kata Indra Maulana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Jumat (13/2).

Secara umum, menurut Indra, kegiatan monitoring berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Sinergitas Forkopimda Boyolali menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat menjelang Bulan Ramadhan tahun 2026.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News