JNT pastikan kesiapan operasional ruas tol di Regional Nusantara di Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H/2026 M
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) menggelar konferensi pers kesiapan operasional Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) serta Apel Siaga Operasional jelang periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 di kantor Representative Office 1 Jasamarga Nusantara Tollroad (RO1JNT) di Medan, Kamis, (12/3).
Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) menggelar konferensi pers kesiapan operasional Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) serta Apel Siaga Operasional jelang periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 di kantor Representative Office 1 Jasamarga Nusantara Tollroad (RO1JNT) di Medan, Kamis, (12/3).
Hadir sebagai narasumber dalam konferensi pers yaitu Tyas Pramoda Wardhani selaku JNT Senior General Manager, Thomas Dwiatmanto selaku Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (PT JKT), Ahmad Fikri selaku Senior Manager RO1JNT, serta dukungan partisipan aktif dari service provider.
Regional Nusantara telah menyiapkan strategi menghadapi peningkatan volume lalin selama arus mudik dan arus balik periode Idulfitri 1447 H/2026 melalui pelayanan transaksi, pelayanan lalu lintas, pelayanan preservasi, dan pelayanan rest area di antaranya mengoptimalkan jumlah gardu operasi, membatasi kegiatan rekonstruksi jalan yang berpotensi memperngaruhi kepadatan lalu lintas, serta memaksimalkan pemanfaatan informasi digital melalui aplikasi Travoy.
"Harapan kami agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan mengoptimalkan penggunaan informasi digital melalui aplikasi Travoy untuk membantu kelancaran selama mudik," ujar Tyas.
Selain itu kesiapan Ruas Tol Belmera juga dipaparkan melalui strategi layanan operasi dan antisipasi di titik rawan kepadatan. Pada periode arus mudik tahun ini diprediksi akan ada peningkatan sebesar 27% pada GT Exit Amplas, dan peningkatan sebesar 21,8% di GT Entrance Amplas. Dengan adanya peningkatan volume lalin ini, RO1JNT selaku pengelola Ruas Tol Belmera mengantisipasi dengan memberi tambahan titik top up uang elektronik di GT Amplas selama periode H-7 hingga H+7 Idulfitri (14-29 Maret 2026).
Dalam paparannya, Ahmad Fikri berpesan kepada para pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakuan perjalanan.
"Penting untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan agar perjalanan mudik lancar dan nyaman," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Senin (16/3).
Thomas Dwiatmanto, selaku Direktur Utama PT JKT mengungkapkan upaya dalam menyambut periode arus mudik dan balik tahun ini di Ruas Tol MKTT. Salah satu yang menjadi strategi di Ruas Tol MKTT adalah pelayanan di rest area Travoy 65 A arah Tebing Tinggi dan 65 B arah Medan, di mana PT JKT berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mengatur arus kendaraan yang keluar-masuk serta memastikan kecukupan bahan bakar di SPBU dan SPKLU.
"Kami mengimbau kepada pengunjung rest area untuk dapat tertib dan memanfaatkan waktu dengan bijak untuk beristirahat secukupnya," jelas Thomas.
Secara keseluruhan, Regional Nusantara memprediksi selama arus mudik balik Idulfitri tahun 2026 yaitu dari H-10 hingga H+10 atau 11-31 Maret 2026 sejumlah 4.090.511 kendaraan akan melintas di enam ruas tol Regional Nusantara. Angka tersebut meningkat 8,45% dari volume lalu lintas (lalin) normal yaitu 3.771.711 kendaraan.
Ruas Tol Belmera diperkirakan akan menghadapi puncak arus mudik pada tanggal 17 Maret 2026 dengan asumsi lalin sejumlah 97.187 kendaraan atau meningkat 11,18% dari total volume lalin normal yaitu 87.413 kendaraan. Sedangkan arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026 dengan total volume lalin mencapai 92.462 kendaraan atau meningkat 5,78% dari total volume lalin normal yaitu 87.413 kendaraan.
Ruas Tol MKTT diprediksi akan menghadapi puncak arus mudik pada tanggal 17 Maret 2026 dengan asumsi lalin sejumlah 19.133 kendaraan atau meningkat 17,44% dari total volume lalin normal yaitu 16.291 kendaraan. Untuk arus wisata diperkirakan akan terjadi pada tanggal 22 Maret 2026 dengan asumsi lalin sejumlah 22.979 kendaraan atau meningkat 41,05% dari total volume lalin normal yaitu 16.291 kendaraan. Sedangkan arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026 dengan total volume lalin mencapai 22.470 kendaraan atau meningkat 37,93% dari total volume lalin normal yaitu 16.291 kendaraan.
Sementara Regional Nusantara Tollroad Regional Division juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30% kepada pengguna Jalan Tol Belmera dan MKTT untuk mendukung kelancaran arus mudik balik Idulfitri 1447 H/2026.
Diskon tarif tol diberikan untuk perjalanan menerus pada arus mudik pada tanggal 15 Maret 2026 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak/Simpang Panei maupun GT Kisaran. Adapun untuk periode arus balik, diskon berlaku pada perjalanan menerus mulai 26 Maret 2026 pukul 00.00 sampai 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB untuk kendaraan yang masuk dari GT Sinaksak/Simpang Panei maupun GT Kisaran menuju GT Pangkalan Brandan.
"Pemberian diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk melakukan perjalanan lebih awal sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata,” ujar Rivan A. Purwantono selaku Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Selain itu Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division juga mengenalkan wajah baru Call Center Jasa Marga yang sebelumnya 14080 menjadi 133. Call Center_ 133 ini memiliki filosofi 1x panggilan, 3x dering, 3 menit respons.
“Kode akses layanan 133 atau call center dengan nomor 133 akan mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan bantuan. Selain itu, nomor ini lebih mudah diingat karena angkanya yang unik. Dengan nomor tiga digit, layanan menjadi lebih responsif serta memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi, melaporkan kejadian darurat, maupun meminta bantuan kepada petugas di lapangan,” jelas Rivan.
Sementara itu Regional Nusantara melaksanakan Apel Jasa Marga Siaga Operasional Libur Idulfitri 1447H/2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh JNT Senior General Manager, Tyas Pramoda Wardhani bersama Direktur Utama PT JKT, Thomas Dwiatmanto dan Senior Manager RO1JNT, Ahmad Fikri. Apel Siaga ini dihadiri para Department Head di lingkungan RO1JNT, PT JKT dan _service provider.
Dalam sambutannya, Tyas menyampaikan bahwa Apel Siaga ini merupakan wujud kesiapan Regional Nusantara dalam memastikan layanan jalan tol tetap andal, aman, dan berkualitas selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026. Tyas juga menekankan arahan Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, untuk terus Melayani Sepenuh Hati.
Apel ditutup dengan pemasangan stiker Jasa Marga Siaga di kendaraan operasional di antaranya kendraanMobile Customer Service_ (MCS), kendaraan _rescue, serta ambulance
Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.


