Kapal perbaikan tiba, Telkom kejar pemulihan kabel laut Sorong-Merauke
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.
Tahap awal pemulihan ditargetkan selesai pada minggu pertama September 2025 Merauke, 28 Agustus 2025 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus melanjutkan percepatan pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo mengatakan, kapal perbaikan kini telah tiba di titik gangguan yang berada di ruas Timika–Merauke pada KM 293 dari STO Merauke arah Timika, dan langsung memulai tahap awal pemulihan. Tahap pertama yang sedang dilakukan mencakup current assessment dan route scouting.
“Sesuai prosedur pekerjaan, tim teknis melakukan pengukuran kondisi oseanografi seperti kecepatan dan arah arus, gelombang, serta pasang surut, sekaligus memastikan jalur operasi bebas dari hambatan fisik maupun aktivitas maritim. Data ini menjadi dasar perencanaan teknis agar proses penanganan kabel dan perbaikan dapat dilakukan secara aman dan efisien,” ujar Amin, Jumat (29/8/2025).
Dikatakannya, tahapan ini penting untuk memastikan setiap langkah pemulihan dilakukan dengan presisi dan mengurangi potensi risiko selama proses berlangsung. Amin menambahkan, pemulihan kabel laut akan dilanjutkan dengan beberapa tahapan teknis.
“Selanjutnya, tim teknis akan mengerjakan berbagai tahapan, seperti pengangkatan kabel, pemotongan kabel di titik gangguan, pengamanan ujung kabel di kedua sisi, penyambungan kabel, hingga pengujian menyeluruh terhadap hasil sambungan dan jalur kabel yang sudah dipulihkan,” jelas Amin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Jumat (29/8).
Telkom akan terus memberikan pembaruan perkembangan pemulihan secara berkala dan memastikan
berbagai langkah mitigasi tetap berjalan, termasuk peningkatan kapasitas backup untuk wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana, sementara untuk layanan di wilayah lainnya tetap berjalan normal (tidak ada blackout layanan).
Dengan penambahan link backup dan dukungan Posko Merah Putih, masyarakat di wilayah terdampak dapat tetap terhubung dan mengakses layanan internet. Guna mempercepat pemulihan, tim teknis bekerja 24 jam dan dikerahkan untuk memberikan kinerja terbaik. “Seluruh tim berupaya semaksimal mungkin agar proses pemulihan dapat selesai sesuai target dengan hasil yang optimal,” tutup Amin.