KEK Kura Kura Bali jaga pelestarian pura di kawasan pengelolaan

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura di Denpasar, Bali, menjaga pelestarian delapan pura yang ada di dalam kawasan pengelolaan tersebut karena menjadi nadi secara spiritual.

Update: 2026-03-27 09:40 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura di Denpasar, Bali, menjaga pelestarian delapan pura yang ada di dalam kawasan pengelolaan tersebut karena menjadi nadi secara spiritual.

“Komitmen kami jelas, modernitas yang kami bawa tidak akan menggeser tradisi, melainkan merangkulnya agar berjalan beriringan,” kata Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali Zefri Alfaruqy di Denpasar, Bali, Jumat.

Adapun delapan pura itu antara lain Pura Pat Payung, Pura Taman Harum, Pura Batu Api, Pura Batu Kerep, Pura Puncakin Tingkih, Pura Tirta Harum, Pura Tanjung Sari, dan Pura Beji.

Ia menegaskan KEK Kura Kura ikut dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan kelestarian spiritual.

“Kami sadar, kami tidak sekadar membangun infrastruktur, tapi kami bertumbuh di atas tanah yang memiliki jiwa dan sejarah panjang,” katanya.

Sementara itu, pemimpin kegiatan upacara keagamaan (pemangku) Pura Pat Payung I Ketut Sudiarsa mengungkapkan pengelola KEK menjalin komunikasi dan koordinasi saat proses pembangunan.

“Setiap bulan, manajemen rutin mengaturkan Pejati (sarana upakara) untuk memohon keselamatan dan kelancaran pembangunan," ujar dia.

Senada dengan Sudiarsa, pengurus (pengempon) Pura Batu Api I Made Sandya menjelaskan kehadiran pura-pura di tengah kawasan modern justru memperkuat aura spiritual kawasan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan kearifan lokal.

"Saya rasa, kelancaran pembangunan di KEK ini memerlukan kerja sama atau sinergi yang saling mendukung antara investor dengan penduduk asli lokal, terutama yang memiliki kaitan dengan keberadaan pura di kawasan ini,” kata Sandya.

Elshinta Peduli

Berdasarkan data Dewan Nasional KEK, KEK Kura Kura Bali memiliki luas 498 hektare yang dulunya berbentuk Pulau Serangan di Kecamatan Denpasar Selatan dengan target investasi diperkirakan mencapai Rp89,9 triliun dan ditargetkan menyerap tenaga kerja 35.036 orang.

KEK yang dikelola Bali Turtle Island Development (BTID) itu memiliki dasar hukum Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2023.

Sejumlah infrastruktur telah berdiri dan sedang dilaksanakan pembangunan di antaranya kampus dan sekolah internasional, vila, kawasan marina hingga pusat perbelanjaan.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News