PASPi Sebut yang diperlukan industri sawit adalah inovasi bisnis

PASPi dorong riset sawit fokus ke inovasi bisnis dan solusi nyata di lapangan

Update: 2026-04-07 05:37 GMT

Istimewah

Indomie

Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPi) menilai industri kelapa sawit nasional membutuhkan inovasi bisnis yang nyata, bukan sekadar peningkatan jumlah riset.

Direktur Eksekutif PASPi, Tungkot Sipayung, menyebut Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung riset sawit.

Hingga 2025, BPDP tercatat telah mendanai sekitar 400 judul penelitian yang mencakup sektor hulu hingga hilir industri kelapa sawit.

Riset tersebut meliputi pengembangan material berbasis sawit, biomassa bernilai tambah tinggi, hingga kajian keberlanjutan dan sertifikasi untuk mendukung ekonomi sirkular.

“Komitmen BPDP dalam mendukung riset sawit sangat jelas terlihat,” ujar Tungkot.

Namun, ia menyoroti bahwa sebagian besar hasil riset masih berhenti pada tahap publikasi ilmiah dan belum diimplementasikan secara nyata dalam industri.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan utama karena produktivitas sawit justru cenderung stagnan, bahkan menurun, meski jumlah riset terus meningkat.

“Yang diperlukan industri sawit adalah inovasi bisnis,” tegasnya.

Ia mencontohkan banyak penelitian terkait penyakit ganoderma pada tanaman sawit, namun hingga kini belum menghasilkan kebijakan nasional yang efektif untuk mengatasinya.

Tungkot menilai perlu adanya perubahan paradigma riset dari pendekatan berbasis pasokan (supply-driven) menjadi berbasis kebutuhan pasar (market-driven).

Elshinta Peduli

Dengan demikian, riset diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret bagi persoalan di lapangan, seperti peningkatan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, serta pengembangan produk dan pasar baru.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya riset dalam menghadapi kampanye negatif terhadap industri sawit di tingkat global.

Menurutnya, persepsi publik yang buruk terhadap sawit dapat berdampak serius terhadap masa depan industri jika tidak diimbangi dengan dukungan riset yang kuat.

“Secanggih apa pun riset, jika tidak menghasilkan solusi nyata, tidak banyak gunanya,” ujarnya.

PASPi berharap riset yang didukung BPDP ke depan mampu menjadi solusi konkret sekaligus mendorong inovasi bisnis yang berkelanjutan bagi industri kelapa sawit nasional.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News