Pemerintah mulai salurkan bantuan beras-minyak goreng jelang Lebaran

Bandan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bantuan pangan beras dan minyak goreng mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat guna meringankan beban ekonomi mereka menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Update: 2026-03-10 15:40 GMT

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Indomie

Bandan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bantuan pangan beras dan minyak goreng mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat guna meringankan beban ekonomi mereka menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Program bantuan pangan beras dan minyak goreng dipastikan sudah mulai dibagikan ke masyarakat berpenghasilan rendah," kata Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia menyebutkan, berdasarkan penugasan Bapanas kepada Perum Bulog, tercatat bantuan komoditas strategis sebagai stimulus ekonomi tersebut telah tersalurkan dengan rincian beras 68.540 kilogram (kg) dan minyak goreng sebanyak 13.708 liter kepada 3.427 keluarga penerima manfaat (KPM) per 9 Maret.

Bantuan disalurkan secara bertahap dengan target 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Pemerintah memastikan akan melakukan percepatan realisasi salur bantuan pangan, terutama mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan jatuh pada 10-11 hari mendatang.

"Bapanas bersama Bulog sebagaimana perintah Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Bapak Kepala Bapanas (Andi Amran Sulaiman) hadir bagi masyarakat. Bantuan pangan akan terus digelontorkan, terutama menjelang Idul Fitri yang sebentar lagi masyarakat rayakan," jelasnya.

Adapun provinsi yang tercatat telah mulai melaksanakan penyaluran bantuan pangan antara lain Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Jambi, Banten, dan Sulawesi Selatan.

Elshinta Peduli

Bapanas mendorong Bulog di seluruh daerah Indonesia untuk memulai penyaluran program bantuan pangan beras dan minyak goreng.

"Ini karena melalui implementasi salah satu program stimulus ekonomi kuartal pertama ini, diharapkan daya beli dan konsumsi masyarakat dapat terus terjaga pada tren yang membaik," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pelaksanaan program bantuan pangan telah komplet dan siap salur.

Amran menegaskan apabila terkait kebutuhan bagi masyarakat, ia akan selalu bertindak cepat tanpa memakan waktu berlarut-larut.

Diketahui, program bantuan pangan beras dan minyak goreng membutuhkan total anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp11,92 triliun yang dialokasikan untuk 33,2 juta jumlah penerima bantuan pangan di seluruh Indonesia.

Adapun lima provinsi dengan jumlah penerima terbesar antara lain Jawa Barat sejumlah 6.093.530 penerima. Kemudian Jawa Timur dengan 5.638.478 penerima dan Jawa Tengah dengan 5.071.126 penerima. Disusul Sumatera Utara dengan 1.756.846 penerima dan Banten dengan 1.298.597 penerima.

Sementara, jumlah beras yang disalurkan adalah sebanyak 10 kilogram per penerima dan minyak goreng 2 liter per penerima untuk alokasi satu bulan. Dengan itu, secara kuantitas untuk penyaluran 2 bulan secara sekaligus tersebut, Bulog akan mengeluarkan stok beras sejumlah 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News