Pertamina jamin stok BBM & LPG DIY-Jateng aman selama Lebaran

Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama masa lebaran 2026 diprediksi mengalami peningkatan seiring lonjakan mobilitas masyarakat.

Update: 2026-03-16 10:20 GMT

Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Indomie

Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama masa lebaran 2026 diprediksi mengalami peningkatan seiring lonjakan mobilitas masyarakat. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan bahwa ketersediaan BBM maupun LPG pada masa lebaran tercukupi.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto menjelaskan bahwa permintaan BBM akan mengalami peningkatan kecuali Solar yang justru akan turun sekitar 13 persen. Hal ini terjadi karena kebijakan pembatasan operasional angkutan barang pada masa arus mudik dan balik lebaran. Untuk BBM jenis Pertalite diprediksi naik 30%, kemudian Pertamax 29,7%, Turbo naik 55,3%. Sehingga total kenaikanya sekiatr 30%. Sementara produk BBM nonsubsidi seperti Dexlite diprediksi naik 70,5 % dan Pertamina Dex 64,2 %.

"Untuk kenaikan permintaan LPG diperkirakan 9%, dari rata-rata normal 4.854 metrik ton menjadi 5.293 metrik ton," katanya, Kamis, 12 Maret 2026.

Sementara untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Pertamina menyiapkan SPBU modular dan kios BBM yang menyediakan Pertamax dan Pertamina Dex. Selain itu juga menyediakan Serambi MyPertamina di beberapa titik rest area yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat.

"Pertamina juga menyiapkan layanan motoris BBM bagi pengendara yang kehabisan bahan bakar di titik-titik kemacetan," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Senin (16/3). 

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News