PT KEL - SCF Dubai lakukan MoU menuju digitalisasi berbasis blockchain

Update: 2025-08-29 08:20 GMT

Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Perusahaan emas asal Indonesia, PT Kristalin Eka Lestari (KEL), rwsmi menandatangani kerja sama strategis dengan Sharia Crypto Foundation (SCF) Dubai di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai. Penandatanganan ini menjadi tonggak bersejarah transformasi KEL dari perusahaan emas konvensional menuju digitalisasi berbasis blockchain, dengan dukungan penuh dari mitra teknologi global di Uni Emirat Arab (UEA).

Konsul Jenderal RI Dubai, Denny Lesmana, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bentuk transfer teknologi dari UEA ke Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi arus investasi global ke perusahaan Indonesia melalui teknologi blockchain.

“Kerja sama ini adalah momentum besar, tidak hanya bagi PT Kristalin Eka Lestari, tetapi juga bagi Indonesia. Melalui dukungan teknologi dari UEA, Indonesia menunjukkan kesiapan untuk masuk ke era baru investasi digital. Langkah ini juga menjadi salah satu implementasi nyata dari Indonesia–UAE CEPA Agreement yang diharapkan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara,” ujar Konjen RI Dubai, Denny Lesmana.

Konsul Ekonomi KJRI Dubai, Wicaksono Boediman, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa blockchain akan membuka ruang investasi yang lebih transparan, aman, dan berstandar global bagi perusahaan Indonesia.

Dari pihak perusahaan, penandatanganan dilakukan oleh Christine Yuwono, perwakilan resmi Kristalin di Dubai, bersama dengan Sharia Crypto Foundation (SCF) Dubai. Dalam pernyataannya, Christine menegaskan bahwa transformasi digital ini akan membawa Kristalin ke level berikutnya:

“Selama ini Kristalin dikenal sebagai perusahaan emas dengan basis konvensional. Melalui langkah ini, kami membawa emas Indonesia ke dunia digital, agar dapat diakses, diverifikasi, dan diinvestasikan secara global. Ini bukan hanya transformasi perusahaan, tetapi juga kontribusi nyata Indonesia dalam industri digital global,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Jumat (29/8). 

Dengan digitalisasi berbasis blockchain, Kristalin tidak hanya memperkuat posisinya sebagai perusahaan emas nasional, tetapi juga siap memasuki panggung global dengan ekosistem investasi modern yang sejalan dengan perkembangan teknologi dunia.

Similar News