Divhubinter Polri ekstradisi seorang buronan red notice interpol ke Rumania

Tim gabungan kepolsian Polda Bali berhasil menangkap dan mengamankan Zuleam Costinel Cosmin, laki-laki, 33 tahun, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania. Yang bersangkutan diketahui masuk dalam daftar pencarian atau buronan Red Notice International Police atau Interpol.

Update: 2026-01-21 14:30 GMT

Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta Peduli

Tim gabungan kepolsian Polda Bali berhasil menangkap dan mengamankan Zuleam Costinel Cosmin, laki-laki, 33 tahun, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania. Yang bersangkutan diketahui masuk dalam daftar pencarian atau buronan Red Notice International Police atau Interpol.

Menurut keterangan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri menyebutkan bahwa tersangka Zuleam Costinel Cosmin diketahui sempat menikah dengan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) selama bersembunyi di Pulau Dewata Bali.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kejahatan Internasional (Kabagjatranin) Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol. Ricky Purnama dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia mengatakan selama di Bali, Zuleam Costinel Cosmin diketahui hidup dari penghasilan istrinya. Selama berada di Bali, Ia juga tidak banyak beraktivitas di luar rumah karena ketakutan dipantau petugas kepolisian.

“Kita dapati status yang bersangkutan (Zuleam Costinel Cosmin) telah menikah dengan status siri dengan orang kita (Indonesia (WNI),” kata Kepala Bagian Kejahatan Internasional (Kabagjatranin) Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol. Ricky Purnama.

“Yang bersangkutan berusaha untuk tidak terlalu mencolok. Jadi, artinya yang berpenghasilan itu justru pasangan yang bersangkutan, dan ini yang menjadi support sistem kehidupan dia selama berada di pelarian," tegasnya.

Elshinta Peduli

Ia menambahkan bahwa saat dilakukan penangkapan oleh aparat gabungan Polda Bali, istrinya mengaku selama ini ia memang tidak mengetahui bahwa Zuleam Costinel Cosmin merupakan buronan yang paling dicari di negara asalnya Rumania.

Menurut keterangan, yang bersangkutan diketahui melakukan tindak kejahatan yaitu melakukan pembunuhan terhadap seorang pengusaha lokal dan mengancam anaknya dengan menggunakan senjata api.

"Pada saat kita tangkap yang pasangannya (istrinya) tidak mengetahui status dia yang merupakan buronan," terangnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Rabu (21/1). 

SES NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjend Pol. Untung Widyatmoko mengatakan Cosmin masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO6 di Rumania maupun wilayah Eropa atas kasus dugaan pembunuhan dan perampokan yang dilakukannya.

Pihak NCB Bucharest Rumania kemudian mendeteksi yang bersangkutan berada di Indonesia hingga akhirnya berhasil diamankan.

Operasi Interpol dilakukan selama empat hari untuk menangkap Cosmin dengan melibatkan kerja sama antara NCB, Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Gianyar.

Sementara itu Zuleam Costinel Cosmin dinyatakan sebagai buronan internasional terhitung sejak Pengadilan Sibiu Rumania menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.

"Malam ini yang bersangkutan akan diterbangkan ke Rumania. Dijadwalkan esok hari tiba dengan selamat," katanya.

Sebagai informasi, setalah berhasil ditangkap, Zuleam Costinel Cosmin sempat diamankan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.

Selanjutnya ia kemudian dibawa keluar menuju mobil tahanan Polda Bali dengan tujuan Bandara Internasional, I Gusti Nguran Rai, Bali. Selanjutnya ia diterbangkan menuju Bandara Internasional Bucharest, Rumania.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali Kombes Pol. I Gede Adhi Mulyawarman dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa yang bersangkutan diketahui merupakan seorang tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang WNA Rumania pada November 2023 di Kota Sibiu, Rumania.

Dalam aksinya tersebut, ia bersama dua orang temannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, menyiksa korban secara brutal, serta mengancam anak perempuan korban dengan senjata api.

“Ketiganya kemudian diketahui membawa kabur jam tangan mewah senilai 200.000 EURO (EUR),” lanjutnya.

Sebagai informasi, kedua teman Zuleam Costinel Cosmin lebih dulu ditangkap dan diamankan masing-masing di negara Irlandia dan Skotlandia. Keduanya juga telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News