Libatkan 10 kementerian, Lanud Abdul Rachman Saleh gelar latihan `force down`
Sebagai upaya mengantisipasi dan melatih kesiapsiagaan Lanud TNI AU Abdul Rachman Saleh Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur menggelar latihan pasca `Force Down` pesawat asing yang memasuki wilayah udara Indonesia.
Sumber foto: AA Sugiharto/elshinta.com.
Sebagai upaya mengantisipasi dan melatih kesiapsiagaan Lanud TNI AU Abdul Rachman Saleh Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur menggelar latihan pasca `Force Down` pesawat asing yang memasuki wilayah udara Indonesia.
Latihan dipusatkan di Apron Baseops Lanud Abdul Rachman Saleh, Selasa (31/3/2026).
Latihan dimulai dengan identifikasi pesawat asing yang memasuki wilayah udara nasional yang kemudian dipaksa turun di Lanud Abdul Rachman Saleh Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Usai mendarat dilakukan sejumlah pemeriksaan dengan penjagaan super ketat yang dilakukan dengan melibatkan tim pengamanan lanud hingga Jihandak Zeni TNI-AD.
“Force down digelar guna meningkatkan kemampuan dan pengamanan serta menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia,” kata Marsam TNI AU, Reza R R Sastra Negara.
Selain itu pada simulasi ada yang baru dimana simulasi ini juga menjabarkan UU no. 21 tahun 2025 tentang pengelolaan ruang udara .
“Ada 10 kementerian yang dilibatkan mulai dari bea cukai, kementrian imigrasi dan pemasyarakatan, BNN hingga karantina,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AA Sugiharto.
Pada kesempatan itu, sebagai bentuk penjabaran UU no. 21 tahun 2025 dimana TNI AU dapat menjadi penyidik.
“Oleh karena itu, pihaknya melibatkan 10 kementerian dan setelah ini ada SOP yang akan dipakai sebagai pijakan atau dasar dalam penanganan termasuk hingga pelimpahan berkas ke pihak kejaksaan berdasarkan barang bukti yang diperoleh,” tandasnya.

