Menhan RI tegaskan jati diri prajurit TNI bermanfaat bagi masyarakat

Update: 2026-01-23 14:20 GMT

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin saat kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 877/Biinmaffo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/1/2026). ANTARA/HO-Penerangan Kodam Udayana

Elshinta Peduli

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan jati diri prajurit TNI adalah sebagai tentara rakyat yang selalu hadir dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.

“Sebagai prajurit TNI, yang pertama harus dipahami adalah kalian merupakan tentara rakyat. Kalian berada di tengah-tengah rakyat dan harus mampu memberikan manfaat bagi rakyat yang masih mengalami kesulitan,” kata Menhan saat kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 877/Biinmaffo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Jumat sebagaimana dikutip dari keterangan yang diterima di Denpasar, Jumat (23/1).

Menhan juga mengingatkan seluruh perlengkapan dan kesejahteraan yang diterima prajurit bersumber dari rakyat Indonesia dan merupakan amanah untuk menjaga kemerdekaan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kalian sebagai prajurit muda diberi tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulu. Kalian adalah prajurit pejuang,” ujarnya.

Menhan RI menekankan pentingnya prajurit TNI untuk senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Profesionalisme, kesiapsiagaan tempur, serta kemampuan dasar keprajuritan menjadi hal mutlak yang harus dimiliki setiap prajurit, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan.

“Kalian dibekali kemampuan menembak, patroli, dan bela diri untuk menjaga kedaulatan negara serta melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman, baik dari luar maupun dari dalam,” katanya.

Menhan RI berpesan agar prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo senantiasa menjadi prajurit yang profesional, bersemangat tinggi, solid, disiplin, dan menjunjung tinggi loyalitas kepada negara, atasan, serta sesama prajurit.

Elshinta Peduli

“Jadilah prajurit muda yang kompak, disiplin, dan bergembira. Loyal kepada negara, setia pada tugas dan komando, serta saling menjaga satu sama lain. Inilah wujud kehormatan dan ketaatan kita sebagai tentara,” pungkas Menhan.

Dalam kunjungannya tersebut, Menhan didampingi oleh Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI M. Saleh Mustafa, Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, serta jajaran staf Kementerian Pertahanan RI. Kehadiran rombongan Menhan RI disambut Forkopimda setempat dan Danbrigif 21/Komodo.

Menhan RI beserta rombongan tiba di Kabupaten TTU menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Oemanu, Kantor Bupati TTU. Setibanya di lokasi, rombongan menerima sambutan hangat berupa sapaan adat dan Tarian Bidu khas Nusa Tenggara Timur sebagai bentuk penghormatan dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Selanjutnya, Menhan RI dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Markas Yonif TP 877/Biinmaffo. Setibanya di satuan, Menhan RI menerima paparan singkat mengenai profil dan kesiapan satuan yang disampaikan langsung oleh Komandan Yonif TP 877/Biinmaffo.

Usai menerima paparan, Menhan RI bersama rombongan melaksanakan pengecekan kesiapan dapur serta kualitas makanan prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan prajurit. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman menyampaikan kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 877/Biinmafo di Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapan satuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI, khususnya di wilayah perbatasan.

“Kunjungan Menhan RI tidak hanya untuk meninjau kesiapan satuan, tetapi juga memastikan aspek kesejahteraan prajurit, mulai dari sarana pendukung hingga pemenuhan kebutuhan dasar. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kapendam.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News