Perkuat pengawasan internal, Polda Sulut gelar Rakernis Propam T.A. 2026

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Tahun Anggaran 2026 di aula Tri Brata Mapolda Sulut, Rabu (1/4/2026).

Update: 2026-04-01 14:00 GMT

Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.

Indomie

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Tahun Anggaran 2026 di aula Tri Brata Mapolda Sulut, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, jajaran Kasi Propam Polres, hingga Kanit Provos.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Propam untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya serta merumuskan strategi menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di era globalisasi.

Membacakan sambutan Kapolda Sulut, Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono menekankan bahwa Propam memiliki peran vital sebagai garda terdepan penjaga marwah dan kehormatan institusi Polri.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam Rakernis tersebut, tercatat dinamika pelanggaran kode etik dan disiplin di lingkungan Polda Sulut selama periode Januari 2025 hingga Maret 2026 dimana secara keseluruhan, terdapat 258 kasus di jajaran Polres dan 130 kasus di jajaran Satker Polda.

"Angka-angka ini menjadi tantangan bagi Propam untuk lebih proaktif dalam fungsi pengawasan," ujar Wakapolda seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Franky Pangkey, Rabu (1/4). 

Ia juga memberikan instruksi tegas agar jajaran Propam tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui pembinaan dan pengawasan melekat.

"Personel Propam wajib menjadi contoh dan teladan bagi personel lainnya dalam hal disiplin, etika, dan profesionalitas. Setiap pelanggaran harus ditangani secara tegas, objektif, dan transparan untuk memberikan efek jera," tegas Wakapolda.

Ia berharap melalui Rakernis ini, seluruh peserta diharapkan mampu menghasilkan inovasi dalam pelayanan pengaduan masyarakat serta meningkatkan kemampuan penyelidikan internal. Selain itu, ditekankan pentingnya kolaborasi dengan POM TNI dan unsur pengawas eksternal untuk memperkuat sinergitas.

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News