Polisi panggil enam saksi untuk dapat alur cerita kematian Lula
Polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah, Jumat (23/1) pada sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Sumber foto: Antara/elshinta.com
Polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah, Jumat (23/1) pada sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
"Sampai saat ini kita sudah memeriksa atau mengklarifikasi enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Iskandarsyah mengatakan pemeriksaan saksi itu untuk mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti demi melengkapi keterangan dari laboratorium forensik.
Kemudian, polisi juga meminta keterangan dari rumah sakit terkait riwayat penyakit pemengaruh tersebut.
"Selain itu, dengan rumah sakit, karena berdasarkan informasi salah satu saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan," ucapnya.
Diharapkan, dengan permohonan keterangan saksi ini untuk mendapatkan fakta yang terjadi saat itu. Kemudian, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Dan dari informasi tersebut, kita melaksanakan olah TKP secara profesional dengan melibatkan pihak terkait di sana," ucapnya.
Sebelumnya, polisi telah memeriksa sopir dan asisten pribadi pemengaruh (influencer) Lula Lahfah sebagai saksi, menyusul meninggalnya pesohor itu.
Polisi menyebut saksi-saksi tersebut mengetahui peristiwa di TKP.
Info yang beredar di kalangan pers dan belum terkonfirmasi menyebutkan, kedua saksi itu diperiksa dan hadir di Polres Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).


