1.603 warga binaan Lapas Narkotika Jakarta terima remisi Idul Fitri 1447 H
Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, Sabtu (21/3/2026)
Sebanyak 1.603 warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta menerima Remisi Khusus (RK) Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah.
Remisi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik serta keaktifan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.
Pemberian remisi dilaksanakan usai Salat Idul Fitri di lingkungan lapas dan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, kepada perwakilan warga binaan.
Dari total penerima, sebanyak 1.588 orang memperoleh Remisi Khusus I berupa pengurangan masa pidana, sementara 15 orang lainnya mendapatkan Remisi Khusus II atau langsung bebas.
Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa tahanan.
“Kami berharap momentum Idul Fitri ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujar Syarpani kepada Radio Elshinta di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Lebih lanjut Syarpani memgatakan, pasca pemberian remisi kepada ribuan narapidana, Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, juga membuka layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan.
Layanan kunjungan berlangsung selama dua hari, yakni pada hari pertama lebaran, Sabtu (21/3) dan kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026). "Kunjungan dibuka mulai jam 9 pagi hingga jam 3 sore. Dan waktu kunjungan selama 30 menit," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan secara optimal kepada warga binaan, baik melalui pembinaan kepribadian maupun kemandirian. “Kami berupaya memberikan pembinaan yang maksimal agar warga binaan dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana,” tambahnya.
Sementara itu, pantauan Radio Elshinta di lokasi, sejumlah keluarga tampak sudah memadati area depan lapas untuk bertemu dengan kerabat mereka yang masih menjalani masa pidana.
Selain itu, sejumlah keluarga terlihat membawa makanan berupa ketupat sayur dan kue lebaran lainnya.
"Ini [opor ayam dan ketupat] untuk anak saya yang saat ini masih menjalani masa tahanan," ujar Nining kepada Radio Elshinta. |
Heru Lianto/Ter


